Kabar Baik Pengguna BBM! Harga Pertamax Berpotensi Turun dalam Waktu Dekat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026).(Dokumentasi Kemenkeu)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026).(Dokumentasi Kemenkeu)

Jakarta, APGtimes.com – Pengguna BBM non-subsidi berpeluang mendapat kabar baik dalam waktu dekat. Pemerintah menilai harga Pertamax dan Pertamax Green 95 berpotensi turun seiring melemahnya harga minyak dunia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme tersebut saat membahas perkembangan ekonomi nasional. Ia melihat kondisi ekonomi Indonesia mulai membaik setelah menghadapi berbagai tekanan global dalam beberapa bulan terakhir.

Harga Pertamax Berpeluang Turun

Purbaya menjelaskan harga BBM non-subsidi mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia. Ketika harga minyak turun, biaya energi ikut menurun.

Kondisi itu membuka peluang penyesuaian harga BBM non-subsidi di dalam negeri. Pertamax dan Pertamax Green 95 menjadi dua produk yang paling berpotensi mengikuti tren tersebut.

Baca Juga :  JPMorgan: Permintaan Minyak Dunia Turun 9 Persen, Konsumen Mulai Beralih ke Energi Alternatif

Menurutnya, penurunan harga energi dapat membantu masyarakat dan pelaku usaha mengurangi beban pengeluaran.

Ekonomi Indonesia Mulai Menguat

Purbaya menilai Indonesia sudah melewati fase tekanan ekonomi yang cukup berat. Ia melihat sejumlah indikator ekonomi menunjukkan perbaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Pemerintah kini mengarahkan perhatian pada penguatan fondasi ekonomi nasional. Langkah tersebut bertujuan menjaga pertumbuhan ekonomi agar berlangsung lebih optimal.

Ia juga meyakini tren penurunan harga minyak dunia akan memperkuat stabilitas ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Harga energi memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas ekonomi. Karena itu, penurunan harga BBM non-subsidi dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

Biaya operasional berbagai sektor usaha juga berpotensi turun. Kondisi tersebut dapat membantu pelaku usaha menjaga efisiensi dan memperluas aktivitas ekonomi.

Baca Juga :  IMF Sebut Gencatan Senjata Timur Tengah Jadi Angin Segar, Tapi Risiko Global Belum Hilang

Purbaya menegaskan pemerintah terus menjalankan berbagai kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah juga berupaya mengurangi dampak gejolak global terhadap perekonomian dalam negeri.

Tekanan Global Mulai Mereda

Dalam beberapa waktu terakhir, Indonesia menghadapi dampak kenaikan harga minyak dunia dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Meski menghadapi tantangan tersebut, ekonomi nasional tetap tumbuh dan menunjukkan ketahanan yang kuat.

Pemerintah optimistis prospek ekonomi Indonesia akan semakin baik jika harga minyak dunia terus bergerak turun. Kondisi itu dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
CPNS Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal, Formasi dan 9 Instansi
NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore
Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi
2.105 ASN dari 50 Kementerian Ikut Latsarmil Komcad, Dimulai 24 Agustus
Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia, Stok Aman hingga Mei 2027
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:09 WIB

NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB