Jakarta, APGtimes.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (20/10/2026). Indeks saham domestik tersebut turun 0,33 persen atau 16,45 poin ke level 4.980,16, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 4.996,61.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.00 WIB menunjukkan IHSG bergerak pada rentang 4.980,36 hingga 5.016,73. Pada awal sesi, volume transaksi mencapai 3,667 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp1,604 triliun.
Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 67,3 juta kali. Sementara itu, kapitalisasi pasar berada di angka Rp8.835 triliun.
LQ45 dan IDX30 Menguat Saat IHSG Melemah
Sejumlah indeks saham domestik justru bergerak positif ketika IHSG membuka perdagangan di zona merah.
Indeks LQ45 menguat 1,29 persen ke level 494,77. Indeks KOMPAS100 naik 0,8 persen menjadi 636, sedangkan IDX30 meningkat 1,82 persen ke posisi 278,24.
Di kelompok saham syariah, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,44 persen ke level 171,62. Sebaliknya, Jakarta Islamic Index (JII) mencatat kenaikan 0,57 persen ke posisi 289,47.
Perbedaan arah pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pelemahan IHSG tidak diikuti seluruh indeks di pasar saham.
AADI hingga ANTM Catat Kenaikan
Mayoritas saham pilihan dalam indeks LQ45 bergerak menguat pada awal perdagangan. Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 1,72 persen ke level Rp10.350.
Saham PT Astra International Tbk (ASII) meningkat 2,42 persen menjadi Rp4.230. Kemudian, saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) naik 2,26 persen ke posisi Rp2.260.
Penguatan juga terjadi pada saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), yang bertambah 2,58 persen menjadi Rp1.195. Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 3,69 persen ke level Rp2.530, sedangkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat 3,23 persen menjadi Rp2.560.
AMMN dan CUAN Tertekan pada Awal Perdagangan
Sejumlah saham lainnya justru mengalami penurunan harga. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 4,89 persen ke level Rp3.310.
Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turun 3,55 persen menjadi Rp950. Selanjutnya, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 2,09 persen ke posisi Rp1.175.
Penurunan terbesar di antara saham yang disebutkan terjadi pada PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Saham tersebut merosot 4,95 persen ke level Rp480.
Saham Perbankan Bergerak Beragam
Saham perbankan menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada awal sesi. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,21 persen ke level Rp4.810.
Sebaliknya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 2,03 persen menjadi Rp3.020. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga naik 1,97 persen ke posisi Rp2.590.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatat kenaikan 3,53 persen ke level Rp880. Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 4,17 persen menjadi Rp3.500.
Data tersebut menggambarkan pergerakan pasar pada awal perdagangan pukul 09.00 WIB. Perubahan harga saham dan indeks masih dapat berlangsung sepanjang sesi perdagangan BEI. (aw*)









