Tiang Karamentang Tiba, Masyarakat Luhah Rio Mendiho Tunjukkan Semangat Gotong Royong

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

masyarakat luhah rio mendiho penuhi tanah mendapo menyambut tiang karamentang

masyarakat luhah rio mendiho penuhi tanah mendapo menyambut tiang karamentang

Sungai Penuh, APGtimes.com — Prosesi Manyambouk Tiang Karamentang berlangsung meriah dalam rangkaian Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh. Masyarakat Luhah Rio Mendiho menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang tinggi saat mengarak Tiang Karamentang menuju lokasi acara, Kamis (11/6/2026).

Sejak pagi, warga berkumpul untuk menebang bteung yang akan dijadikan Tiang Karamentang. Setelah proses penebangan selesai, masyarakat secara bersama-sama mengarak bteung tersebut menuju lokasi pelaksanaan Kenduri Sko.

Sepanjang perjalanan, warga dari berbagai kalangan ikut ambil bagian dalam prosesi adat tersebut. Mereka bahu-membahu membawa Tiang Karamentang sambil menjaga tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur secara turun-temurun.

Baca Juga :  127 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pariaman, Pemkot Talangi Biaya Pengobatan

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari banyaknya warga yang memadati sepanjang jalur arak-arakan. Mereka menyaksikan prosesi adat tersebut dengan penuh semangat dan kebanggaan.

Setibanya di lokasi acara, masyarakat Luhah Rio Mendiho langsung menyambut Tiang Karamentang dengan penampilan Hulu Baleang yang menampilkan atraksi silat tradisional khas Kerinci.

Atraksi tersebut berhasil memukau masyarakat yang hadir dan menambah kemeriahan suasana Kenduri Sko.

Selanjutnya, lantunan sike menggema mengiringi masuknya Tiang Karamentang ke lokasi acara. Syair-syair adat yang dilantunkan para penutur sike semakin membangkitkan semangat anak janteang yang mengiringi prosesi tersebut.

Baca Juga :  Swiss-Belhotel Jambi Masuk Daftar Lelang, Nilai Aset Capai Rp201,8 Miliar

Selain menghadirkan suasana sakral, lantunan sike juga memperkuat nuansa adat yang menjadi ciri khas Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh.

Tiang Karamentang menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian Kenduri Sko karena memiliki makna mendalam bagi masyarakat adat.

Lebih dari sekadar prosesi budaya, Manyambouk Tiang Karamentang menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong masyarakat Luhah Rio Mendiho dalam menjaga warisan leluhur.

Melalui tradisi ini, masyarakat kembali menegaskan komitmennya untuk melestarikan adat dan budaya Kerinci agar tetap hidup serta dikenal oleh generasi mendatang. (nil*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

127 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pariaman, Pemkot Talangi Biaya Pengobatan
ISPU Sungai Penuh Naik Jadi 73,58, Kualitas Udara Masih Kategori Sedang
Buka Lahan dengan Membakar, Pria di Indragiri Hulu Ditangkap Terkait Karhutla 200 Hektare
11 Siswa Lampung Selatan Muntah Usai Santap MBG, Sampel Makanan Diperiksa
Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, PM2.5 Tembus 493,9 dan Warga Kesulitan Bernapas
Antrean Bio Solar Masih Terjadi di Riau, Pemprov Usulkan Tambahan Kuota hingga 10 Persen
Live Bursa Kerja Dedi Mulyadi di TikTok Ditonton 268.500 Akun, 299 Lowongan Dibuka
Kabut Asap Selimuti Sungai Batanghari, Nelayan Jambi Keluhkan Sesak Napas dan Hasil Tangkapan Menurun
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:09 WIB

127 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pariaman, Pemkot Talangi Biaya Pengobatan

Jumat, 18 September 2026 - 20:09 WIB

ISPU Sungai Penuh Naik Jadi 73,58, Kualitas Udara Masih Kategori Sedang

Jumat, 18 September 2026 - 17:09 WIB

Buka Lahan dengan Membakar, Pria di Indragiri Hulu Ditangkap Terkait Karhutla 200 Hektare

Kamis, 17 September 2026 - 19:09 WIB

11 Siswa Lampung Selatan Muntah Usai Santap MBG, Sampel Makanan Diperiksa

Kamis, 17 September 2026 - 14:09 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, PM2.5 Tembus 493,9 dan Warga Kesulitan Bernapas

Berita Terbaru