Pemprov Jambi Percepat Realisasi Kodam Baru, Hibahkan Lahan Strategis

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol

Logo Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol

Jambi, APGtimes.com — Pemerintah Provinsi Jambi mempercepat pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) baru dengan menyiapkan lahan seluas 13,4 hektare di Kabupaten Muaro Jambi.

Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan langsung hibah lahan tersebut kepada Danrem 042/Gapu Nyamin pada Jumat (22/05).

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Arief Gajah Mada ikut menyaksikan proses penandatanganan berita acara serah terima aset daerah tersebut.

Pemprov Pilih Lokasi Strategis

Pemprov Jambi memilih kawasan Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi sebagai lokasi pembangunan Kodam.

Lokasi itu berada tepat di depan SPN Polda Jambi sehingga memudahkan pengembangan kawasan pertahanan.

Baca Juga :  Prestasi Membanggakan, Sungai Penuh Pertahankan Opini WTP 12 Tahun Berturut-turut

Selain memiliki akses jalan yang baik, kawasan tersebut juga dekat dengan pusat pendidikan dan perkantoran.

Karena itu, Pemprov Jambi menilai kawasan Pondok Meja sangat cocok untuk mendukung aktivitas militer.

Al Haris Cari Lahan Tambahan

Selain menyiapkan lahan utama, Al Haris juga mulai mencari kawasan alternatif di koridor Mendalo-Pijoan.

Pemerintah daerah membidik kawasan tersebut karena terhubung langsung dengan ruas Tol Jambi–Merlung–Rengat.

Menurut Al Haris, keberadaan Kodam di jalur strategis itu akan memperkuat sistem pertahanan dan konektivitas wilayah.

Sementara itu, pemerintah dapat memanfaatkan lahan Pondok Meja untuk pembangunan Resimen Induk Kodam (Rindam) atau fasilitas militer lainnya.

Baca Juga :  MBG di Kota Jambi Tetap Berjalan Normal Meski Tiga Mantan Pimpinan BGN Jadi Tersangka Korupsi

Pemprov Dorong Pembangunan Lanud

Di sisi lain, Pemprov Jambi juga mulai menyiapkan rencana pembangunan Pangkalan Udara (Lanud).

Pemerintah daerah ingin menyelaraskan pembangunan fasilitas pertahanan dengan pengembangan Bandara Jambi menjadi bandara internasional.

Karena itu, Pemprov Jambi mulai mencari lahan yang cocok untuk mendukung proyek tersebut.

Kodam Baru Ditargetkan Masuk Rencana 2027

Al Haris berharap TNI Angkatan Darat memasukkan pembentukan Kodam Jambi ke dalam perencanaan strategis tahun 2027.

Menurut dia, keberadaan Kodam baru akan memperkuat pertahanan wilayah sekaligus meningkatkan posisi strategis Jambi di Sumatera. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemulangan Haji 2026, PPIH Jambi Larang Penjemputan di Asrama
Harga Sawit Batang Hari Naik ke Rp2.600 per Kg, Petani Minta Harga Tembus Rp3.000
Rektor UNP Bergerak Cepat Usai Peluru Nyasar, Kodam Ungkap Asal Munisi
Sumbar Percepat Penerbitan Izin Tambang Rakyat, Pemprov Targetkan Tekan Tambang Ilegal
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jambi untuk Cegah Karhutla Jelang Kemarau 2026
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Serahkan KTP Pemula kepada Siswa SMA, Pelayanan Disdukcapil Dipuji Warga
Didampingi Disdukcapil, Wali Kota Alfin Bantu Korban Kebakaran Pulihkan Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Kota Sungai Penuh Musnahkan 20 Ribu KTP Elektronik Rusak, Cegah Penyalahgunaan Data
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:09 WIB

Pemulangan Haji 2026, PPIH Jambi Larang Penjemputan di Asrama

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:09 WIB

Rektor UNP Bergerak Cepat Usai Peluru Nyasar, Kodam Ungkap Asal Munisi

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:09 WIB

Sumbar Percepat Penerbitan Izin Tambang Rakyat, Pemprov Targetkan Tekan Tambang Ilegal

Senin, 8 Juni 2026 - 11:09 WIB

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jambi untuk Cegah Karhutla Jelang Kemarau 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:16 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Serahkan KTP Pemula kepada Siswa SMA, Pelayanan Disdukcapil Dipuji Warga

Berita Terbaru

Trofi Piala Dunia yang akan diperebutkan kembali dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Piala Dunia 2026 akan menggunakan format baru karena diikuti 48 negara yang dibagi dalam 12 grup di mana dua tim teratas setiap grup plus delapan peringkat ketiga terbaik maju ke babak 32 besar.(TANGKAPAN LAYAR TWITTER FIFA)

Internasional

Iran Tuding AS Cabut Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Didesak Bertindak

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:09 WIB