Meta Blokir Kamera Ray-Ban Meta Jika Pengguna Coba Rekam Diam-Diam

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO Meta Mark Zuckerberg mengenakan kacamata Meta Ray-Ban Display saat menyampaikan pidato peluncuran lini baru kacamata pintar tersebut dalam acara Meta Connect di kantor pusat perusahaan di Menlo Park, California, AS, Rabu (17/9/2025). Foto: Carlos Barria/REUTERS

CEO Meta Mark Zuckerberg mengenakan kacamata Meta Ray-Ban Display saat menyampaikan pidato peluncuran lini baru kacamata pintar tersebut dalam acara Meta Connect di kantor pusat perusahaan di Menlo Park, California, AS, Rabu (17/9/2025). Foto: Carlos Barria/REUTERS

Jakarta, APGtimes.com – Meta memperketat aturan privasi pada kacamata pintar Ray-Ban Meta. Perusahaan melarang pengguna merekam orang lain secara diam-diam dan memperbarui sistem keamanan perangkat agar kamera otomatis berhenti bekerja ketika lampu indikator perekaman (capture LED) tertutup, dimodifikasi, atau dirusak.

Meta mengambil keputusan tersebut setelah muncul praktik modifikasi Ray-Ban Meta untuk merekam video tanpa sepengetahuan orang lain. Karena itu, perusahaan memperkuat perlindungan privasi melalui pembaruan perangkat lunak terbaru.

Meta Perkuat Sistem Keamanan Ray-Ban Meta

Meta menjelaskan setiap Ray-Ban Meta memakai lampu LED putih yang berkedip saat kamera mengambil foto atau merekam video. Lampu itu memberi tanda kepada orang di sekitar bahwa kamera sedang aktif.

Perusahaan juga tidak menyediakan tombol untuk mematikan lampu indikator tersebut. Saat sistem mendeteksi lampu LED tertutup atau hilang, perangkat langsung menghentikan fungsi kamera sampai lampu kembali terlihat.

Baca Juga :  Xiaomi Redmi M100 Resmi Meluncur, Baterai Jumbo 7.900 mAh Jadi Andalan

Software Baru Blokir Kamera Otomatis

Meta meningkatkan kemampuan perangkat lunak untuk mengenali berbagai bentuk modifikasi fisik pada lampu indikator.

Kini sistem mampu mengenali LED yang sengaja dibor, dilepas, atau dirusak. Setelah mendeteksi perubahan tersebut, sistem langsung memblokir fungsi kamera sehingga pengguna tidak dapat mengambil foto maupun merekam video.

Langkah itu memperkuat komitmen Meta dalam menjaga keamanan dan privasi pengguna.

Meta Siapkan Sanksi untuk Pelaku Modifikasi

Selain memperbarui perangkat lunak, Meta juga menindak pihak yang menawarkan jasa modifikasi lampu indikator Ray-Ban Meta.

Perusahaan akan menghapus iklan, unggahan media sosial, dan listing marketplace yang mempromosikan layanan tersebut. Meta juga membuka peluang menempuh jalur hukum terhadap individu maupun perusahaan yang menyediakan jasa modifikasi perangkat.

Baca Juga :  Meta Pangkas 8.000 Pegawai: Zuckerberg Kini Bertaruh Hidup pada AI

Meski begitu, setiap negara tetap menentukan aturan hukum terkait modifikasi perangkat sesuai ketentuan yang berlaku.

Aturan Baru Muncul Setelah Sorotan Publik

Berbagai kritik terhadap potensi penyalahgunaan Ray-Ban Meta mendorong Meta mengeluarkan kebijakan baru ini. Sejumlah pengguna sebelumnya memodifikasi perangkat agar bisa merekam orang lain tanpa izin di ruang publik.

Akibat kekhawatiran tersebut, sejumlah institusi di Amerika Serikat mulai membatasi penggunaan kacamata berkamera di beberapa area. Di sisi lain, Meta terus mengembangkan fitur keamanan agar masyarakat mengetahui setiap kali pengguna mengambil foto atau merekam video. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra Diprediksi Meluncur 9 September 2026
Xiaomi Redmi M100 Resmi Meluncur, Baterai Jumbo 7.900 mAh Jadi Andalan
Apple Masih Jadi Raja Smartwatch, Kuasai 46 Persen Pasar Global
Ikuti Resep Pestisida dari Chatbot AI, Petani China Kehilangan Panen 10 Hektare
Mark Zuckerberg Ungkap Cara Agar AI Tetap Dikendalikan Manusia
Firefox di iPhone Kini Punya Ad Blocker Bawaan, Tak Perlu Aplikasi Tambahan
Google Pixel 11 Series Resmi Rilis, Gemini Kini Bisa Pesan Makanan hingga Panggil Kendaraan
Google Pixel Watch 5 Resmi Meluncur, Gemini Bisa Dipakai Tanpa Internet
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB

iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra Diprediksi Meluncur 9 September 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Xiaomi Redmi M100 Resmi Meluncur, Baterai Jumbo 7.900 mAh Jadi Andalan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Apple Masih Jadi Raja Smartwatch, Kuasai 46 Persen Pasar Global

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Ikuti Resep Pestisida dari Chatbot AI, Petani China Kehilangan Panen 10 Hektare

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Mark Zuckerberg Ungkap Cara Agar AI Tetap Dikendalikan Manusia

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB