CEO Meta Mark Zuckerberg mengenakan kacamata Meta Ray-Ban Display saat menyampaikan pidato peluncuran lini baru kacamata pintar tersebut dalam acara Meta Connect di kantor pusat perusahaan di Menlo Park, California, AS, Rabu (17/9/2025). Foto: Carlos Barria/REUTERS
Meta mengambil keputusan tersebut setelah muncul praktik modifikasi Ray-Ban Meta untuk merekam video tanpa sepengetahuan orang lain. Karena itu, perusahaan memperkuat perlindungan privasi melalui pembaruan perangkat lunak terbaru.
Meta menjelaskan setiap Ray-Ban Meta memakai lampu LED putih yang berkedip saat kamera mengambil foto atau merekam video. Lampu itu memberi tanda kepada orang di sekitar bahwa kamera sedang aktif.
Perusahaan juga tidak menyediakan tombol untuk mematikan lampu indikator tersebut. Saat sistem mendeteksi lampu LED tertutup atau hilang, perangkat langsung menghentikan fungsi kamera sampai lampu kembali terlihat.
Meta meningkatkan kemampuan perangkat lunak untuk mengenali berbagai bentuk modifikasi fisik pada lampu indikator.
Kini sistem mampu mengenali LED yang sengaja dibor, dilepas, atau dirusak. Setelah mendeteksi perubahan tersebut, sistem langsung memblokir fungsi kamera sehingga pengguna tidak dapat mengambil foto maupun merekam video.
Langkah itu memperkuat komitmen Meta dalam menjaga keamanan dan privasi pengguna.
Selain memperbarui perangkat lunak, Meta juga menindak pihak yang menawarkan jasa modifikasi lampu indikator Ray-Ban Meta.
Perusahaan akan menghapus iklan, unggahan media sosial, dan listing marketplace yang mempromosikan layanan tersebut. Meta juga membuka peluang menempuh jalur hukum terhadap individu maupun perusahaan yang menyediakan jasa modifikasi perangkat.
Meski begitu, setiap negara tetap menentukan aturan hukum terkait modifikasi perangkat sesuai ketentuan yang berlaku.
Berbagai kritik terhadap potensi penyalahgunaan Ray-Ban Meta mendorong Meta mengeluarkan kebijakan baru ini. Sejumlah pengguna sebelumnya memodifikasi perangkat agar bisa merekam orang lain tanpa izin di ruang publik.
Akibat kekhawatiran tersebut, sejumlah institusi di Amerika Serikat mulai membatasi penggunaan kacamata berkamera di beberapa area. Di sisi lain, Meta terus mengembangkan fitur keamanan agar masyarakat mengetahui setiap kali pengguna mengambil foto atau merekam video. (de*)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB
iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra Diprediksi Meluncur 9 September 2026Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:09 WIB
Xiaomi Redmi M100 Resmi Meluncur, Baterai Jumbo 7.900 mAh Jadi AndalanRabu, 19 Agustus 2026 - 12:09 WIB
Apple Masih Jadi Raja Smartwatch, Kuasai 46 Persen Pasar GlobalSelasa, 18 Agustus 2026 - 17:09 WIB
Ikuti Resep Pestisida dari Chatbot AI, Petani China Kehilangan Panen 10 HektareSelasa, 18 Agustus 2026 - 12:09 WIB
Mark Zuckerberg Ungkap Cara Agar AI Tetap Dikendalikan ManusiaBerita Terbaru
Ekonomi & Bisnis
Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS
Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB
Ekonomi & Bisnis
BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen
Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB
Nasional
Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Jumat, 21 Agu 2026 - 22:09 WIB
Nasional
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
Jumat, 21 Agu 2026 - 21:09 WIB
Nasional
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Jumat, 21 Agu 2026 - 20:09 WIB
