Prabowo Minta Penghematan Program MBG, Pemerintah Hitung Efisiensi Anggaran

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Menu MBG untuk Siswa Sekolah pada Bulan Ramadan (Foto: Katadata/Fauza Syahputra)

Potret Menu MBG untuk Siswa Sekolah pada Bulan Ramadan (Foto: Katadata/Fauza Syahputra)

Jakarta, APGtimes.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah melakukan penghematan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Purbaya mengatakan Prabowo ingin pemerintah menjalankan program prioritas tersebut secara lebih efektif dan efisien tanpa mengurangi manfaat bagi masyarakat.

“Pak Presiden meminta penghematan tertentu agar program berjalan lebih efisien,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (19/05).

Realisasi MBG Capai Rp75 Triliun

Kementerian Keuangan mencatat realisasi anggaran MBG hingga April 2026 mencapai Rp75 triliun.

Nilai tersebut setara 2,4 persen dari total APBN sebesar Rp335 triliun.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan pagu anggaran MBG tahun 2026 sebesar Rp268 triliun.

Purbaya mengatakan pemerintah masih menghitung potensi efisiensi anggaran program tersebut.

“Angka Rp268 triliun masih sementara dan pemerintah masih menghitung kemungkinan perbaikan lebih lanjut,” ujarnya.

Pemerintah Klaim MBG Sudah Jangkau Jutaan Penerima

Menurut Purbaya, pemerintah telah menyalurkan Program Makan Bergizi Gratis kepada 61,96 juta penerima hingga April 2026.

Program tersebut juga telah berjalan melalui 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dia menegaskan pemerintah akan terus mendukung pelaksanaan MBG sambil meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran.

Purbaya juga mengatakan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat terkait efektivitas program MBG.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Ombudsman soal Izin Tambang Andesit di Padang Pariaman

Pemerintah Pangkas Jadwal MBG Jadi Lima Hari

Sebelumnya, pemerintah lebih dulu memangkas jadwal pembagian MBG dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari strategi penghematan anggaran.

Menurut Airlangga, pemerintah tetap memberikan pengecualian bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), wilayah dengan tingkat stunting tinggi, serta siswa yang tinggal di asrama.

Pemerintah memperkirakan kebijakan tersebut dapat menghemat anggaran hingga Rp20 triliun.

Sebelumnya, Purbaya juga menyebut potensi penghematan program MBG bisa mencapai Rp40 triliun setelah pemerintah mengurangi jadwal pembagian makanan menjadi lima hari per minggu.

— Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah melakukan penghematan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Purbaya mengatakan Prabowo ingin pemerintah menjalankan program prioritas tersebut secara lebih efektif dan efisien tanpa mengurangi manfaat bagi masyarakat.

“Pak Presiden meminta penghematan tertentu agar program berjalan lebih efisien,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (19/05).

Realisasi MBG Capai Rp75 Triliun

Kementerian Keuangan mencatat realisasi anggaran MBG hingga April 2026 mencapai Rp75 triliun.

Nilai tersebut setara 2,4 persen dari total APBN sebesar Rp335 triliun.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan pagu anggaran MBG tahun 2026 sebesar Rp268 triliun.

Baca Juga :  The Economist Soroti Pemerintahan Prabowo, Pakar Sebut Dunia Kini Lihat Situasi Nyata Indonesia

Purbaya mengatakan pemerintah masih menghitung potensi efisiensi anggaran program tersebut.

“Angka Rp268 triliun masih sementara dan pemerintah masih menghitung kemungkinan perbaikan lebih lanjut,” ujarnya.

Pemerintah Klaim MBG Sudah Jangkau Jutaan Penerima

Menurut Purbaya, pemerintah telah menyalurkan Program Makan Bergizi Gratis kepada 61,96 juta penerima hingga April 2026.

Program tersebut juga telah berjalan melalui 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dia menegaskan pemerintah akan terus mendukung pelaksanaan MBG sambil meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran.

Purbaya juga mengatakan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat terkait efektivitas program MBG.

Pemerintah Pangkas Jadwal MBG Jadi Lima Hari

Sebelumnya, pemerintah lebih dulu memangkas jadwal pembagian MBG dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari strategi penghematan anggaran.

Menurut Airlangga, pemerintah tetap memberikan pengecualian bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), wilayah dengan tingkat stunting tinggi, serta siswa yang tinggal di asrama.

Pemerintah memperkirakan kebijakan tersebut dapat menghemat anggaran hingga Rp20 triliun.

Sebelumnya, Purbaya juga menyebut potensi penghematan program MBG bisa mencapai Rp40 triliun setelah pemerintah mengurangi jadwal pembagian makanan menjadi lima hari per minggu. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB