TB Hasanuddin Minta Pemerintah Libatkan DK PBB untuk Selamatkan 9 WNI

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

9 Relawan Global Sumud Flotilla asal Indonesia yang ditangkap oleh tentara Israel, Rabu (20/5/2026).(Dok. Global Peace Convoy Indonesia)

9 Relawan Global Sumud Flotilla asal Indonesia yang ditangkap oleh tentara Israel, Rabu (20/5/2026).(Dok. Global Peace Convoy Indonesia)

Jakarta, APGtimes.com — Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin meminta pemerintah segera menggalang dukungan di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memastikan keselamatan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang kini berada dalam tahanan Israel.

TB Hasanuddin meminta pemerintah bergerak cepat lewat jalur diplomasi bilateral dan multilateral untuk memulangkan para WNI yang mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza, Palestina.

DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat

TB Hasanuddin meminta pemerintah memaksimalkan langkah diplomasi internasional demi melindungi para WNI.

Menurut dia, Indonesia perlu meminta bantuan Dewan Keamanan PBB dan Komite Internasional Palang Merah agar bisa memantau kondisi sembilan WNI.

Baca Juga :  SE Guru Non-ASN Bikin Heboh, Pemerintah Pastikan Honorer Tetap Aman

“Pemerintah harus bergerak cepat melalui jalur diplomasi bilateral maupun multilateral,” ujar TB Hasanuddin, Rabu (20/05).

TB Hasanuddin Soroti Pelanggaran Hukum Internasional

TB Hasanuddin menilai Israel melanggar hukum internasional karena menangkap relawan kemanusiaan dan jurnalis sipil di perairan internasional.

Dia mengatakan hukum internasional melindungi relawan kemanusiaan dan jurnalis dalam konflik bersenjata.

Menurut dia, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut keselamatan WNI, tetapi juga penghormatan terhadap hukum internasional.

Kemlu Upayakan Pemulangan WNI

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk memulangkan sembilan WNI.

Baca Juga :  ICJR Tolak TNI Ikut Berantas Begal, Sebut Penegakan Hukum Wewenang Polisi

Yvonne menegaskan Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI terus memaksimalkan langkah diplomatik serta perlindungan kekonsuleran.

Indonesia juga mendesak Israel segera membebaskan seluruh awak dan kapal misi kemanusiaan internasional.

Ini Daftar 9 WNI

Sembilan WNI tersebut terdiri dari empat jurnalis dan lima aktivis kemanusiaan.

Mereka yakni Andi Angga Prasadewa, Josef Rahendro Herubowo, Andre Prasetyo Nugroho, Thoudy Badai, Bambang Noroyono, Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu, Asad Aras Muhammad, dan Hendro Prasetyo. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabar Baik untuk Guru Madrasah, Insentif Rp1,5 Juta Cair Akhir Juni
BGN Bikin Aturan Baru, Insentif SPPG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari
Kabar Gembira untuk Guru, Tunjangan Non-ASN Naik Jadi Rp2 Juta per Bulan
Nobar Piala Dunia 2026 Kini Wajib Daftar ke TVRI, Ini Aturan Lengkapnya
Mensos Ungkap Masalah di Sekolah Rakyat, Guru dan Wali Asrama Masih Kurang
Ribuan Mahasiswa Semarang Soroti Jabatan Sipil untuk Polisi dalam Aksi PANTURA
Komnas HAM Ungkap Masalah Serius di Balik Program MBG, Petugas SPPG Jadi Sorotan
Kejagung Kerahkan Daerah Buru SPPG yang Terkait Kasus Korupsi MBG
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:09 WIB

Kabar Baik untuk Guru Madrasah, Insentif Rp1,5 Juta Cair Akhir Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:09 WIB

BGN Bikin Aturan Baru, Insentif SPPG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:09 WIB

Kabar Gembira untuk Guru, Tunjangan Non-ASN Naik Jadi Rp2 Juta per Bulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:09 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Kini Wajib Daftar ke TVRI, Ini Aturan Lengkapnya

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mensos Ungkap Masalah di Sekolah Rakyat, Guru dan Wali Asrama Masih Kurang

Berita Terbaru

Ilustrasi emas Antam, harga emas Antam hari ini, harga Antam hari ini, harga logam mulia Antam.(Shutterstock/Tyasindayanti)

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Kini Tembus Rp2,733 Juta per Gram

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:09 WIB

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Warga Teheran Justru Masih Waswas

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:09 WIB