Semen Langka di Aceh, Proyek Pemerintah Serentak Bikin Harga Tembus Rp120 Ribu per Sak

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi semen. Komposisi campuran pasir dan semen ideal untuk bangunan rumah, berapa perbandingannya?(Wikimedia Commons)

Ilustrasi semen. Komposisi campuran pasir dan semen ideal untuk bangunan rumah, berapa perbandingannya?(Wikimedia Commons)

Aceh, APGtimes.com – Kelangkaan semen masih terjadi di sejumlah wilayah Aceh karena permintaan melonjak tajam seiring banyaknya proyek pemerintah yang berjalan secara bersamaan. Lonjakan kebutuhan itu menguras stok di pasaran dan mendorong harga semen naik signifikan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara langsung meminta produsen semen menambah kapasitas produksi. Langkah itu bertujuan menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan lonjakan harga.

Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Aceh Utara Khusairi mengatakan PT Solusi Bangun Andalas kini menjalankan operasional pabrik selama 24 jam setiap hari. Sebelumnya, perusahaan hanya memproduksi semen selama 16 jam.

Baca Juga :  Program Magang Nasional 2026 Dibuka Lagi, Kemnaker Targetkan 150 Ribu Peserta

“Kami meminta produsen meningkatkan produksi agar masyarakat kembali mudah memperoleh semen,” ujar Khusairi, Jumat (31/7/2026).

Proyek Serentak Tingkatkan Permintaan

Khusairi menjelaskan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, revitalisasi sekolah, Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, serta proyek infrastruktur pascabanjir membuat kebutuhan semen meningkat drastis.

Lonjakan permintaan membuat distributor kesulitan memenuhi kebutuhan pasar. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong produsen mempercepat produksi agar stok kembali normal.

Harga Semen Melonjak

Kepala Disperindagkop UKM Kota Lhokseumawe Nelvia Surimena mengatakan harga semen kini mencapai Rp110.000 hingga Rp120.000 per sak. Sebelumnya, masyarakat hanya membeli semen dengan harga sekitar Rp55.000 hingga Rp60.000 per sak.

Baca Juga :  Terungkap! Ladang Ganja 2 Hektare di Aceh Utara, Polisi Musnahkan 3.000 Batang

Nelvia menjelaskan banyak toko bangunan kehabisan stok karena permintaan terus meningkat. Proyek pembangunan di Kota Lhokseumawe juga menyerap pasokan semen dalam jumlah besar.

Distribusi Belum Lancar

Pengiriman semen dari Medan belum mampu menambah stok di Aceh. Antrean truk untuk memperoleh solar memperlambat distribusi menuju Lhokseumawe.

Kondisi itu membuat distributor kesulitan memenuhi kebutuhan pasar. Karena itu, pemerintah berharap peningkatan produksi pabrik dan kelancaran distribusi segera mengakhiri kelangkaan serta menstabilkan harga semen di Aceh. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
CPNS Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal, Formasi dan 9 Instansi
NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore
Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi
2.105 ASN dari 50 Kementerian Ikut Latsarmil Komcad, Dimulai 24 Agustus
Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia, Stok Aman hingga Mei 2027
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:09 WIB

NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB