Jet Tempur KAAN Pesanan Indonesia Lolos Uji Taxi, Selangkah Lagi Terbang Perdana

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jet tempur Kaan buatan Turkiye. Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (11/6/2025) mengumumkan pembelian 48 unit jet tempur ini oleh Indonesia.(TURKISH AEROSPACE INDUSTRIES via ARMY RECOGNITION)

Jet tempur Kaan buatan Turkiye. Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (11/6/2025) mengumumkan pembelian 48 unit jet tempur ini oleh Indonesia.(TURKISH AEROSPACE INDUSTRIES via ARMY RECOGNITION)

Ankara, APGtimes.com – Program pengembangan jet tempur generasi kelima KAAN buatan Turkiye terus menunjukkan kemajuan. Turkish Aerospace kini menguji prototipe terbaru KAAN P1 di landasan pacu sebagai persiapan menuju penerbangan perdana.

Perusahaan dirgantara Turkiye itu merilis rekaman uji coba melalui akun resminya pada Jumat (31/7/2026). Video tersebut memperlihatkan KAAN P1 bergerak menggunakan tenaga mesinnya sendiri di fasilitas Turkish Aerospace di Ankara.

Tahapan taxi test menjadi bagian penting dalam proses ground test. Tim teknis memanfaatkan pengujian ini untuk memastikan mesin, sistem kendali, roda pendaratan, hingga perangkat elektronik berfungsi sesuai standar sebelum pesawat lepas landas.

KAAN P1 Masuki Fase Penting Pengembangan

Turkish Aerospace mengembangkan KAAN P1 dan KAAN P2 sebagai penerus prototipe pertama atau P0. Kedua pesawat membawa peningkatan teknologi, termasuk arsitektur sistem yang lebih modern.

Tim pengembang sebelumnya memakai prototipe P0 untuk menguji karakteristik dasar penerbangan, sistem kendali terbang, dan performa awal pesawat. Setelah menyelesaikan misi tersebut, tim mengalihkan P0 menjadi platform pengujian sistem di darat.

Baca Juga :  Iran Tuding AS Cabut Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Didesak Bertindak

Kini, Turkish Aerospace memusatkan program uji terbang pada KAAN P1 dan KAAN P2. Presiden sekaligus CEO Turkish Aerospace Mehmet Demiroglu mengatakan tim menargetkan KAAN P1 melaksanakan penerbangan perdana dalam beberapa bulan mendatang setelah seluruh pengujian selesai.

Demiroglu juga menargetkan KAAN P2 mengudara sebelum akhir 2026. Dengan begitu, kedua prototipe dapat menjalani kampanye uji terbang secara bersamaan hingga penghujung tahun.

Indonesia Jadi Pembeli Pertama Jet Tempur KAAN

Indonesia mencatat sejarah sebagai negara pertama yang membeli jet tempur KAAN untuk pasar ekspor. Pemerintah Indonesia menandatangani kontrak pembelian 48 unit pesawat pada 2025.

Turkish Aerospace akan memproduksi seluruh pesawat di Turkiye, lalu mengirimkannya ke Indonesia secara bertahap selama sekitar 10 tahun.

Nilai kontrak mencapai sekitar 10 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp162 triliun. Kesepakatan tersebut juga membuka peluang kerja sama transfer teknologi dan keterlibatan industri pertahanan Indonesia dalam proses produksi.

Baca Juga :  UEA Percepat Pipa Minyak West-East untuk Hindari Blokade Selat Hormuz

Target Pengiriman Dimulai Tahun 2028

Turkish Aerospace mempertahankan target pengiriman perdana KAAN Block 10 kepada Angkatan Udara Turkiye pada 2028. Perusahaan akan mengirim 20 unit pertama secara bertahap hingga 2030.

Untuk mempercepat pengembangan, Turkish Aerospace telah menyiapkan 10 mesin F110 di Ankara sebagai pendukung pengujian prototipe.

Perusahaan juga memesan 80 mesin tambahan untuk memenuhi kebutuhan produksi awal setelah memperoleh persetujuan izin ekspor dari Kongres Amerika Serikat pada Juli 2026.

Keberhasilan uji taxi KAAN P1 memperkuat optimisme terhadap kelanjutan proyek jet tempur generasi kelima Turkiye. Kemajuan tersebut juga menjadi kabar positif bagi Indonesia yang akan menjadi negara pertama penerima pesawat tempur KAAN di pasar ekspor. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FIFA Batal Jual Saham Piala Dunia, Gelombang Penolakan dari UEFA hingga AFC Berbuah Hasil
Viral di China, Warga Raup Jutaan Rupiah dengan Jual Lisensi Wajah untuk Drama AI
Jepang Resmi Siapkan Pajak Makanan 1 Persen, Warga Dapat Keringanan Besar Mulai 2027
Gedung Putih Bongkar Dugaan Asal-usul Covid-19, Sebut Berasal dari Laboratorium Wuhan
FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia? UEFA Langsung Bereaksi Keras
Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru
Kim Yo Jong Kritik ASEAN, Trump Tunda Serangan ke Iran hingga Usulan Dwi Kewarganegaraan Indonesia Jadi Sorotan
Meski Gagal Juara Piala Dunia 2026, Presiden Argentina Tetapkan Hari Libur Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:09 WIB

FIFA Batal Jual Saham Piala Dunia, Gelombang Penolakan dari UEFA hingga AFC Berbuah Hasil

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Viral di China, Warga Raup Jutaan Rupiah dengan Jual Lisensi Wajah untuk Drama AI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Jet Tempur KAAN Pesanan Indonesia Lolos Uji Taxi, Selangkah Lagi Terbang Perdana

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:09 WIB

Jepang Resmi Siapkan Pajak Makanan 1 Persen, Warga Dapat Keringanan Besar Mulai 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:09 WIB

Gedung Putih Bongkar Dugaan Asal-usul Covid-19, Sebut Berasal dari Laboratorium Wuhan

Berita Terbaru