Jambi, APGtimes.com — Pemerintah Provinsi Jambi mempercepat pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) baru dengan menyiapkan lahan seluas 13,4 hektare di Kabupaten Muaro Jambi.
Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan langsung hibah lahan tersebut kepada Danrem 042/Gapu Nyamin pada Jumat (22/05).
Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Arief Gajah Mada ikut menyaksikan proses penandatanganan berita acara serah terima aset daerah tersebut.
Pemprov Pilih Lokasi Strategis
Pemprov Jambi memilih kawasan Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi sebagai lokasi pembangunan Kodam.
Lokasi itu berada tepat di depan SPN Polda Jambi sehingga memudahkan pengembangan kawasan pertahanan.
Selain memiliki akses jalan yang baik, kawasan tersebut juga dekat dengan pusat pendidikan dan perkantoran.
Karena itu, Pemprov Jambi menilai kawasan Pondok Meja sangat cocok untuk mendukung aktivitas militer.
Al Haris Cari Lahan Tambahan
Selain menyiapkan lahan utama, Al Haris juga mulai mencari kawasan alternatif di koridor Mendalo-Pijoan.
Pemerintah daerah membidik kawasan tersebut karena terhubung langsung dengan ruas Tol Jambi–Merlung–Rengat.
Menurut Al Haris, keberadaan Kodam di jalur strategis itu akan memperkuat sistem pertahanan dan konektivitas wilayah.
Sementara itu, pemerintah dapat memanfaatkan lahan Pondok Meja untuk pembangunan Resimen Induk Kodam (Rindam) atau fasilitas militer lainnya.
Pemprov Dorong Pembangunan Lanud
Di sisi lain, Pemprov Jambi juga mulai menyiapkan rencana pembangunan Pangkalan Udara (Lanud).
Pemerintah daerah ingin menyelaraskan pembangunan fasilitas pertahanan dengan pengembangan Bandara Jambi menjadi bandara internasional.
Karena itu, Pemprov Jambi mulai mencari lahan yang cocok untuk mendukung proyek tersebut.
Kodam Baru Ditargetkan Masuk Rencana 2027
Al Haris berharap TNI Angkatan Darat memasukkan pembentukan Kodam Jambi ke dalam perencanaan strategis tahun 2027.
Menurut dia, keberadaan Kodam baru akan memperkuat pertahanan wilayah sekaligus meningkatkan posisi strategis Jambi di Sumatera. (dr*)









