SBY Apresiasi Rupiah dan IHSG Menguat, Sebut Jadi Pertanda Baik bagi Ekonomi Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, penguatan mata uang rupiah dan IHSG dalam 2 hari terakhir menjadi pertanda baik.(KOMPAS.COM/SYAKIRUN NI'AM )

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, penguatan mata uang rupiah dan IHSG dalam 2 hari terakhir menjadi pertanda baik.(KOMPAS.COM/SYAKIRUN NI'AM )

Jakarta, APGtimes.com — Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambut positif penguatan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal baik bagi perekonomian nasional di tengah berbagai tekanan yang terjadi beberapa waktu terakhir.

SBY juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Presiden Prabowo Subianto atas keberhasilan menjaga stabilitas pasar keuangan.

“Alhamdulillah, ada kabar baik untuk kita semua. Dalam dua hari terakhir, rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih kepada negara dan pemerintah. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi perekonomian Indonesia,” tulis SBY melalui akun media sosial X, Rabu (10/6/2026).

SBY Nilai Pemerintah Berhasil Hentikan Pelemahan Rupiah

SBY mengatakan penguatan rupiah dan IHSG membuktikan bahwa pemerintah masih memiliki instrumen untuk mengatasi tekanan ekonomi.

Menurutnya, kebijakan yang dijalankan Bank Indonesia bersama pemerintah berhasil menghentikan pelemahan rupiah dan pasar saham yang sebelumnya berlangsung secara beruntun.

Baca Juga :  Potensi Hujan Muncul, Menhut Minta OMC Karhutla Riau Dimaksimalkan

Ia menilai sinergi antara otoritas moneter dan pemerintah memberikan dampak positif terhadap sentimen pasar.

“Pemerintah berhasil menghentikan pelemahan rupiah dan IHSG yang terjadi secara sistematis dalam beberapa waktu terakhir,” ujarnya.

Stabilitas Ekonomi Harus Terus Dijaga

Meski memberikan apresiasi, SBY mengingatkan pemerintah agar terus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Ia mendorong pemerintah memperkuat kondisi APBN, mengendalikan utang negara, serta menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga perlu mengendalikan inflasi agar harga barang dan jasa tidak semakin membebani masyarakat.

SBY menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Karena itu, pemerintah perlu membangun komunikasi yang lebih efektif dengan pelaku pasar dan masyarakat.

Soroti Dampak Kenaikan Harga BBM

Dalam pernyataannya, SBY juga menyoroti dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Ribuan Mahasiswa Semarang Soroti Jabatan Sipil untuk Polisi dalam Aksi PANTURA

Ia meminta pemerintah memberikan perlindungan kepada kelompok yang paling terdampak oleh tekanan ekonomi.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan kebijakan ekonomi tetap berpihak kepada rakyat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

“Yang tidak kalah penting adalah melindungi rakyat yang terdampak situasi ekonomi, termasuk akibat kenaikan harga BBM,” katanya.

Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan

SBY mengingatkan bahwa pemulihan ekonomi tidak dapat terjadi secara instan.

Ia menilai pemerintah membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi global dan domestik.

Karena itu, ia mengajak semua pihak menjaga persatuan, membuka ruang dialog, dan mengedepankan solusi yang konstruktif.

Menurut SBY, kebijakan yang tepat, pemikiran rasional, dan langkah nyata akan menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

“Untuk hal-hal yang sangat penting, kita harus menjaga persatuan. Untuk hal-hal yang penting, kita perlu mengedepankan dialog dan menghargai berbagai pandangan yang konstruktif,” tutupnya. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan
Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Eks Pejabat Bea Cukai Akui 5 Kali Terima Amplop Uang dari John Field, Total Rp1 Miliar
Bahlil Minta Pemilik Mobil Mewah Tak Lagi Pakai BBM Subsidi, Aturan Pembatasan Disiapkan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 23:59 WIB

TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria

Berita Terbaru