Jakarta, APGtimes.com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menyatakan siap berdialog dengan masyarakat yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan pemerintah membuka ruang komunikasi bagi seluruh elemen masyarakat.
Dudung mengatakan masyarakat dapat menyampaikan kritik, saran, maupun masukan melalui layanan KSP Mendekat. Program tersebut menjadi jalur komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
Dudung Persilakan Penolak MBG Berdialog
Dudung mengajak pihak yang menolak Program MBG untuk bertemu dan berdiskusi secara terbuka.
Menurutnya, hingga kini belum ada kelompok yang mengajukan permohonan dialog kepada KSP.
Meski begitu, ia memastikan pemerintah tetap membuka pintu komunikasi kapan saja.
Pemerintah Terbuka Menerima Masukan
Dudung menegaskan pemerintah tidak menutup diri terhadap kritik.
Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan.
Karena itu, pemerintah berharap setiap perbedaan pandangan dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif.
Unsoed Sampaikan Pernyataan Sikap
Sebelumnya, mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar aksi di lingkungan kampus.
Dalam aksi tersebut, rektor bersama jajaran kampus membacakan enam poin pernyataan sikap.
Salah satu poin menyatakan penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih.
Mahasiswa menilai kedua program tersebut berpotensi memengaruhi alokasi anggaran pada sektor lain.
Pemerintah Utamakan Dialog
Dudung kembali mengajak seluruh pihak memanfaatkan jalur komunikasi yang tersedia.
Ia berharap dialog dapat menghasilkan solusi yang lebih baik sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. (de*)









