BPOM Pastikan Galon Guna Ulang Aman, Ini Hal yang Wajib Diperhatikan Konsumen

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paparan bisfenol A atau BPA dari galon dan kemasan plastik yang digunakan secara berulang kali disebut bisa memicu pubertas dini pada anak.(KOMPAS.com/HOTRIA MARIANA)

Paparan bisfenol A atau BPA dari galon dan kemasan plastik yang digunakan secara berulang kali disebut bisa memicu pubertas dini pada anak.(KOMPAS.com/HOTRIA MARIANA)

Jakarta, APGtimes.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan galon guna ulang berbahan polikarbonat (PC) dan polyethylene terephthalate (PET) yang memiliki izin edar serta memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) tetap aman bagi masyarakat.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan BPOM memeriksa setiap produk sebelum menerbitkan izin edar. Petugas juga mengawasi proses produksi air minum dalam kemasan secara rutin.

BPOM Awasi Proses Produksi Galon

Taruna menjelaskan BPOM tidak hanya memeriksa dokumen administrasi. Petugas juga menguji kualitas kemasan, mengevaluasi proses produksi, memverifikasi sertifikasi, dan menilai hasil uji laboratorium.

Menurutnya, produsen harus memenuhi seluruh persyaratan BPOM dan SNI sebelum memasarkan galon guna ulang kepada masyarakat.

Baca Juga :  Titi Anggraini Ingatkan Seleksi KPU dan Bawaslu Jadi Penentu Integritas Pemilu 2029

Masyarakat Perlu Merawat Galon

Taruna mengajak masyarakat memeriksa kondisi galon sebelum memakainya. Konsumen perlu memastikan galon tidak retak, label masih utuh, dan nomor izin edar masih berlaku.

Ia juga meminta masyarakat mencuci galon sebelum mengisi ulang air minum. Cara tersebut membantu mencegah pertumbuhan jamur, bakteri, dan mikroorganisme lainnya.

Taruna juga mengimbau masyarakat menyimpan galon di tempat yang bersih, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Pakar IPB Tekankan Pentingnya Kebersihan

Pakar lingkungan dan keamanan pangan IPB, Suprihatin, menilai kebersihan galon lebih penting daripada usia pemakaiannya.

Ia menjelaskan belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan usia galon secara langsung memicu gangguan kesehatan.

Baca Juga :  ICJR Tolak TNI Ikut Berantas Begal, Sebut Penegakan Hukum Wewenang Polisi

Menurutnya, perusahaan yang menerapkan sanitasi dengan baik dan memeriksa kondisi galon secara rutin mampu menjaga kualitas kemasan tetap aman.

DPR Dorong BPOM Tingkatkan Pengawasan

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta BPOM meningkatkan pengawasan terhadap galon yang sudah tidak layak pakai.

Ia juga meminta BPOM menindak pelaku yang memakai kembali galon yang melanggar aturan. Langkah itu bertujuan melindungi konsumen dari risiko yang tidak diinginkan.

BPOM berkomitmen memperkuat pengawasan terhadap produsen air minum dalam kemasan. Lembaga itu juga akan memperluas edukasi agar masyarakat menjaga kebersihan galon dan memakai kemasan sesuai standar keamanan. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB