Polisi Selidiki Dugaan Ledakan di MAN 3 Padang, Tim Gegana Turun ke Lokasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Brimob Polda Sumatera Barat berjaga di lokasi ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan di MAN 3 Kota Padang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (14/07/2026). Polisi melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara, sementara seorang siswa yang diduga membawa bom rakitan diamankan untuk menjalani pemeriksaan.(KOMPAS.com/DHARMA HARISA)

Personel Brimob Polda Sumatera Barat berjaga di lokasi ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan di MAN 3 Kota Padang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (14/07/2026). Polisi melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara, sementara seorang siswa yang diduga membawa bom rakitan diamankan untuk menjalani pemeriksaan.(KOMPAS.com/DHARMA HARISA)

Padang, APGtimes.com – Polisi terus menyelidiki dugaan ledakan yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (14/7/2026). Peristiwa itu memicu kepanikan di lingkungan sekolah sehingga petugas segera bergerak mengamankan area.

Tim Gegana Polda Sumatera Barat bersama Tim Inafis langsung mendatangi sekolah untuk memeriksa lokasi kejadian. Selain itu, penyidik juga memeriksa seorang siswa yang diduga membawa benda yang diduga sebagai bom rakitan.

Hingga kini, polisi masih menelusuri jenis benda yang meledak, kronologi kejadian, dan penyebab insiden tersebut.

Polisi Periksa Ruang Kelas

Petugas langsung memasang garis polisi di ruang kelas yang diduga menjadi titik ledakan. Berdasarkan informasi di lapangan, ruang tersebut merupakan kelas XII.

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadi bersama Kapolresta Padang Kombes Pol Apriwibowo juga datang ke sekolah untuk memantau proses penyelidikan.

Baca Juga :  Mengejutkan! Polda Jambi Ungkap Ada 134 Geng Motor, Mayoritas Berisi Remaja dan Pelajar

Setelah meninjau lokasi, keduanya melanjutkan pemeriksaan terhadap siswa yang diamankan.

Sementara itu, penyidik terus mengumpulkan barang bukti guna mengungkap penyebab kejadian.

Warga Mendengar Ledakan

Seorang warga bernama Dayat mengaku mendengar suara ledakan saat proses belajar mengajar masih berlangsung.

Awalnya, ia mengira suara tersebut berasal dari ban kendaraan yang pecah. Namun, beberapa saat kemudian ia melihat asap muncul dari arah atap sekolah.

Setelah itu, pihak sekolah langsung memulangkan seluruh siswa untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Dayat juga mengaku melihat sarung tangan di sekitar lokasi. Meski begitu, polisi masih memeriksa keterkaitan benda tersebut dengan peristiwa yang terjadi.

Tim Gegana Pastikan Area Aman

Tim Gegana bersama personel Brimob dan Inafis terus menyisir seluruh area sekolah. Petugas ingin memastikan tidak ada benda lain yang dapat membahayakan warga sekolah maupun masyarakat.

Baca Juga :  Pusat Gelontorkan Rp1,1 Triliun untuk Padang, Proyek Pengendali Banjir Dimulai Agustus 2026

Selain itu, polisi juga menutup akses menuju lokasi agar proses penyelidikan berjalan lancar.

Sejumlah kendaraan operasional kepolisian tampak bersiaga di halaman sekolah selama proses pemeriksaan berlangsung.

Polisi Terus Kumpulkan Bukti

Penyidik terus memeriksa saksi, mengumpulkan barang bukti, dan mendalami seluruh informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Sampai Selasa siang, polisi belum menjelaskan jenis benda yang meledak maupun motif siswa yang sedang menjalani pemeriksaan.

Di sisi lain, pihak sekolah telah memulangkan seluruh siswa. Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah juga belum memastikan jadwal kegiatan belajar mengajar untuk hari berikutnya. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli
Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak
Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Layanan Cuci Motor Premium Siap Layani Warga Sungai Penuh
Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO
Ratusan Warga Tiga Desa Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi Lahan Proyek PLTA Kerinci
CPNS 2026 Belum Dibuka, Pemprov Jambi Ungkap Alasan Belum Buka Formasi
Dicegat Mahasiswa di Jambi, Gibran Janji Usut Dugaan Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi
Kodim Agam Bongkar Ladang Ganja di Perkebunan, Dua Kakak Beradik Diamankan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli

Senin, 27 Juli 2026 - 15:09 WIB

Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak

Senin, 27 Juli 2026 - 11:09 WIB

Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Layanan Cuci Motor Premium Siap Layani Warga Sungai Penuh

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:09 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi Lahan Proyek PLTA Kerinci

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB