Pusat Gelontorkan Rp1,1 Triliun untuk Padang, Proyek Pengendali Banjir Dimulai Agustus 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas PRR akan mulai menjalankan rehabilitasi dan rekonstruski permanen pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.(Dok. Satgas PRR)

Satgas PRR akan mulai menjalankan rehabilitasi dan rekonstruski permanen pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.(Dok. Satgas PRR)

Padang, APGtimes.com – Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp1,1 triliun dari APBN untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana hidrometeorologi di Kota Padang, Sumatera Barat. Pemerintah menjadwalkan proyek tersebut mulai berjalan pada Agustus 2026.

Meski anggaran telah tersedia, Pemerintah Kota Padang masih menghadapi kendala pembebasan lahan yang menjadi syarat utama pelaksanaan proyek.

Untuk mempercepat persiapan, Pemkot Padang menggelar rapat koordinasi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang pada Senin (29/6/2026).

Pemkot Padang Kejar Penyelesaian Lahan

Wali Kota Padang Fadly Amran memerintahkan seluruh perangkat daerah mempercepat penyelesaian administrasi pertanahan.

Ia juga menginstruksikan camat dan lurah turun langsung ke lapangan agar proses pembebasan lahan tidak menghambat pekerjaan.

Baca Juga :  DPR Setujui Anggaran Kemenimipas Rp 25,3 Triliun, Ini Fokus Utamanya

Menurut Fadly, proyek tersebut menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana.

Pemkot Siapkan Relokasi dan Tata Ruang Baru

Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, Pemkot Padang menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang.

Pemerintah kota membuka opsi relokasi bagi warga yang masih tinggal di kawasan rawan bencana.

Pemkot juga mempercepat revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar penataan kawasan lebih aman dari risiko bencana.

BWS Kerjakan Bendung dan Pengendali Banjir

Pelaksana Tugas Kepala BWS Sumatera V Padang Reski Wahyudi menjelaskan anggaran Rp1,1 triliun akan mendukung pembangunan infrastruktur pengendali banjir dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Sapi Kurban 1,1 Ton Milik Rozi di Tangerang Dibeli Prabowo Rp122 Juta

Pada tahap awal, BWS memprioritaskan rehabilitasi Bendung Koto Tuo dan Bendung Gunung Nago.

BWS juga membangun dinding penahan tanah, memperkuat tebing sungai, serta membuat check dam di kawasan Batang Kuranji dan Air Dingin.

Pekerjaan Dimulai Agustus 2026

BWS menilai penyelesaian pembebasan lahan menjadi penentu kelancaran proyek.

Apabila Pemkot Padang menyelesaikan seluruh proses administrasi sesuai target, BWS akan memulai pekerjaan fisik pada Agustus 2026.

Selanjutnya, pemerintah menargetkan seluruh proyek selesai dalam waktu tiga tahun sehingga infrastruktur pengendali banjir dapat melindungi masyarakat secara maksimal.

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
CPNS Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal, Formasi dan 9 Instansi
NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore
Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi
2.105 ASN dari 50 Kementerian Ikut Latsarmil Komcad, Dimulai 24 Agustus
Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia, Stok Aman hingga Mei 2027
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:09 WIB

NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB