Mengejutkan! Polda Jambi Ungkap Ada 134 Geng Motor, Mayoritas Berisi Remaja dan Pelajar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi anarkisme kelompok remaja yang diduga kuat merupakan komplotan geng motor kembali mengguncang ketenangan warga Kota Jambi.

Aksi anarkisme kelompok remaja yang diduga kuat merupakan komplotan geng motor kembali mengguncang ketenangan warga Kota Jambi.

Jambi, APGtimes.com – Polda Jambi mengidentifikasi sebanyak 134 kelompok geng motor yang beroperasi di enam wilayah hukum di Provinsi Jambi. Polisi menyebut sebagian besar anggotanya merupakan remaja, bahkan masih berstatus pelajar.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar memaparkan data tersebut dalam rapat koordinasi penanganan geng motor bersama Gubernur Jambi, DPRD Provinsi Jambi, Kejaksaan Tinggi Jambi, kepala daerah, dan sejumlah instansi terkait di Mapolda Jambi, Rabu (8/7/2026).

Menurut Krisno, aktivitas geng motor meningkat selama masa libur sekolah karena para senior mengajak anggota baru bergabung.

Polresta Jambi Catat Jumlah Terbanyak

Wilayah hukum Polresta Jambi menjadi daerah dengan jumlah geng motor terbanyak. Polisi menemukan 116 kelompok yang tersebar di 17 titik.

Di Muaro Jambi, aparat mencatat empat kelompok yang beroperasi di 10 lokasi. Sementara itu, Batanghari memiliki lima kelompok di tiga lokasi.

Baca Juga :  Haru! Bayi yang Diduga Dijual Ayah Kandung di Jambi Akhirnya Kembali ke Pelukan Ibu

Sarolangun mencatat tiga kelompok di satu lokasi. Adapun Polres Tanjung Jabung Barat dan Polres Bungo masing-masing mengawasi tiga kelompok.

Instagram Jadi Awal Konflik

Krisno menjelaskan anggota geng motor sering memulai perselisihan melalui Instagram.

Mereka saling mengejek dan menantang lawan melalui media sosial.

Setelah itu, kedua kelompok menentukan waktu dan lokasi pertemuan dengan istilah COD untuk melakukan tawuran.

Sebelum bentrok, para anggota biasanya berkumpul di satu lokasi.

Di tempat itu mereka mengonsumsi minuman keras, bahkan narkotika, sebelum menjalankan aksi.

Polisi paling sering menemukan tawuran pada pukul 01.00 WIB hingga 05.30 WIB, terutama setiap malam Sabtu dan Minggu.

Berawal dari Komunitas Modifikasi Motor

Hasil pemetaan Polda Jambi menunjukkan banyak geng motor berasal dari komunitas modifikasi kendaraan.

Baca Juga :  Korban Dugaan Penipuan Titin Marleni Bertambah, Warga Merangin Mengaku Rugi Rp100 Juta

Seiring waktu, sebagian komunitas berkembang menjadi kelompok yang sering melakukan aksi kekerasan.

Karena itu, Polda Jambi mengajak pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk mencegah munculnya anggota baru.

Dua Aliansi Besar Jadi Perhatian Polisi

Polda Jambi mengelompokkan geng motor ke dalam dua aliansi besar, yakni Aliansi Awan Hitam dan Aliansi Para Bintang.

Selain membagi berdasarkan aliansi, polisi juga mengelompokkan mereka sesuai tingkat aktivitasnya.

Kelompok pasif tidak lagi melakukan penyerangan maupun provokasi.

Kelompok reaktif baru melakukan serangan setelah menerima provokasi dari kelompok lain.

Sementara itu, kelompok aktif terus melakukan penyerangan dan memancing bentrokan dengan lawannya.

Polda Jambi menegaskan penanganan geng motor akan terus menjadi prioritas untuk menekan angka kriminalitas yang melibatkan remaja di Provinsi Jambi. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggul Sungai Lae Soeraya Jebol, Banjir Rendam Dua Desa di Aceh Selatan dan Paksa 112 Warga Mengungsi
Suahasil Ingatkan Pramono soal Obligasi DKI Rp5,6 Triliun, Bunga Surat Utang Sedang Naik
Rawa Way Kambas Mengering, Induk Harimau Sumatera dan 3 Anaknya Terekam Cari Air
Alfin Lepas 41 Kafilah MTQ Sungai Penuh, Target Tiga Besar Provinsi Jambi
Viral Gajah Sumatera Susuri Hutan Bekas Kebakaran di Way Kambas, Begini Kondisinya
Tanggul Rp 1,59 Miliar Dibangun di Pasar Nagari Lasi, Ini Progres Terbarunya
Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta
Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Suahasil Ingatkan Pramono soal Obligasi DKI Rp5,6 Triliun, Bunga Surat Utang Sedang Naik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rawa Way Kambas Mengering, Induk Harimau Sumatera dan 3 Anaknya Terekam Cari Air

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Alfin Lepas 41 Kafilah MTQ Sungai Penuh, Target Tiga Besar Provinsi Jambi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Viral Gajah Sumatera Susuri Hutan Bekas Kebakaran di Way Kambas, Begini Kondisinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Tanggul Rp 1,59 Miliar Dibangun di Pasar Nagari Lasi, Ini Progres Terbarunya

Berita Terbaru

Salah satu dapur MBG

Ekonomi & Bisnis

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:04 WIB