Intel Kembalikan Hyper-Threading di Xeon Coral Rapids, Ini Alasan dan Fungsinya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi logo Intel. Saham Intel melonjak hingga 28 persen pada pembukaan pasar Kamis (18/9/2025) setelah Nvidia mengumumkan akan membeli saham senilai 5 miliar dollar AS sebagai bagian dari kemitraan kedua perusahaan pembuat chip itu. (Reuters)

Ilustrasi logo Intel. Saham Intel melonjak hingga 28 persen pada pembukaan pasar Kamis (18/9/2025) setelah Nvidia mengumumkan akan membeli saham senilai 5 miliar dollar AS sebagai bagian dari kemitraan kedua perusahaan pembuat chip itu. (Reuters)

Jakarta, APGtimes.com – Intel berencana menghadirkan kembali teknologi Hyper-Threading pada prosesor server generasi terbaru. Perusahaan memastikan fitur tersebut akan kembali melalui keluarga prosesor Xeon berkode nama Coral Rapids.

CEO Intel, Lip-Bu Tan, mengonfirmasi rencana tersebut saat konferensi laporan keuangan perusahaan untuk kuartal II 2026. Menurutnya, Intel tengah menyiapkan tiga lini prosesor pusat data, yakni Clearwater Forest, Diamond Rapids, dan Coral Rapids.

Lip-Bu Tan mengatakan Coral Rapids akan membawa kembali teknologi simultaneous multithreading (SMT) atau Hyper-Threading untuk meningkatkan performa prosesor server.

Ia menjelaskan peningkatan kinerja single-thread maupun multi-thread menjadi fokus utama Intel dalam mengembangkan generasi Xeon berikutnya.

Coral Rapids Meluncur pada 2028

Intel memperkirakan Coral Rapids hadir sebagai keluarga prosesor Xeon 8 pada 2028. Prosesor tersebut akan menggantikan Xeon 7 Diamond Rapids yang dijadwalkan meluncur pada 2027 tanpa dukungan Hyper-Threading.

Baca Juga :  Google Gelontorkan Rp7,9 Triliun ke Startup Jerman, Kejar Pembangkit Listrik Fusi Pertama Eropa

Melalui langkah tersebut, Intel ingin memperkuat daya saing produknya di pasar prosesor pusat data yang terus berkembang.

Apa Itu Hyper-Threading?

Hyper-Threading merupakan nama teknologi simultaneous multithreading (SMT) milik Intel. Teknologi ini memungkinkan satu inti fisik prosesor menjalankan dua thread secara bersamaan sehingga sistem dapat memproses lebih banyak pekerjaan dalam waktu yang sama.

Dengan kemampuan tersebut, prosesor dapat memanfaatkan sumber daya yang sebelumnya tidak terpakai secara lebih efisien.

Meski begitu, Hyper-Threading tidak otomatis menggandakan performa prosesor. Sebaliknya, peningkatan kinerja bergantung pada jenis aplikasi dan kemampuan perangkat lunak dalam memanfaatkan banyak thread.

Teknologi tersebut sangat bermanfaat untuk server yang menjalankan virtualisasi, komputasi awan, basis data, hingga pemrosesan data dalam skala besar.

Baca Juga :  Elon Musk Akui Belum Bisa Bikin Chip, tetapi Siapkan Terafab untuk Produksi Semikonduktor

Intel Sempat Menghapus Hyper-Threading

Sebelumnya, Intel mulai menghapus Hyper-Threading dari sejumlah prosesor terbaru, termasuk keluarga Intel Core Ultra Series 2.

Saat itu, Intel menilai arsitektur inti terbaru mampu menangani beban kerja single-thread tanpa memerlukan Hyper-Threading. Selain itu, perusahaan juga ingin menghemat ruang pada chip serta menekan konsumsi daya.

Namun, Intel kini mengambil pendekatan berbeda untuk lini prosesor server. Perusahaan menilai dukungan multi-thread tetap menjadi faktor penting agar performa pusat data semakin optimal.

Meski telah mengonfirmasi kehadiran Hyper-Threading di Coral Rapids, Intel belum mengungkap spesifikasi lengkap prosesor tersebut. Perusahaan juga belum memastikan apakah teknologi tersebut akan kembali hadir pada prosesor desktop maupun laptop di masa mendatang. (yp*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekonomi Digital Asia Tenggara 2026: E-Commerce Catat Nilai Transaksi Rp 4.105 Triliun
Indonesia Pecahkan Rekor Penggunaan Gemini, 9 Juta Gambar AI Dihasilkan Setiap Hari
Xiaomi Rilis Redmi M100 Pro, Mirip Redmi Note 14 Pro 5G tetapi Kamera Turun Jadi 50 MP
DeepSeek Luncurkan Super-Agent AI yang Bisa Mendeteksi Masalah Coding Tanpa Perintah
Samsung Galaxy W27 Resmi Meluncur, HP Lipat Mewah dengan Kamera 200 MP dan Komunikasi Satelit
Binance Dibobol, Rp114 Triliun Aset Kripto Terdampak dan Rp59,4 Triliun Belum Dibekukan
Apple Rilis MacBook Pro Layar Sentuh OLED, Harga Tembus Rp 87 Juta
Apple Hadirkan Asisten AI di Pages, Keynote, dan Numbers, Ini Kemampuannya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:09 WIB

Ekonomi Digital Asia Tenggara 2026: E-Commerce Catat Nilai Transaksi Rp 4.105 Triliun

Selasa, 3 November 2026 - 13:09 WIB

Indonesia Pecahkan Rekor Penggunaan Gemini, 9 Juta Gambar AI Dihasilkan Setiap Hari

Senin, 2 November 2026 - 19:09 WIB

Xiaomi Rilis Redmi M100 Pro, Mirip Redmi Note 14 Pro 5G tetapi Kamera Turun Jadi 50 MP

Senin, 2 November 2026 - 15:09 WIB

DeepSeek Luncurkan Super-Agent AI yang Bisa Mendeteksi Masalah Coding Tanpa Perintah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Samsung Galaxy W27 Resmi Meluncur, HP Lipat Mewah dengan Kamera 200 MP dan Komunikasi Satelit

Berita Terbaru

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.(YouTube.com/Sekretariat Presiden)

Nasional

Kapolri Suyudi Tekankan Peran Humas pada Setiap Anggota Polri

Selasa, 3 Nov 2026 - 18:09 WIB