11 Siswa Lampung Selatan Muntah Usai Santap MBG, Sampel Makanan Diperiksa

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

11 siswa MI Ma'arif Lampung Selatan mengalami mual dan muntah usai menyantap MBG. Sampel makanan kini diperiksa.(Istimewa )

11 siswa MI Ma'arif Lampung Selatan mengalami mual dan muntah usai menyantap MBG. Sampel makanan kini diperiksa.(Istimewa )

Lampung Selatan, APGtimes.com – Sebanyak 11 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif di Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, mengalami mual, mulas, hingga muntah setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (16/9/2026).

Dari 80 siswa yang menerima makanan, 11 siswa mengalami keluhan kesehatan. Petugas kemudian membawa lima siswa ke Puskesmas Rawat Inap Ketapang, sedangkan enam lainnya mendapat perawatan di Klinik dr Ido.

Keluhan Muncul Setelah Makan MBG

Kepala MI Ma’arif Khoirudin mengatakan sekolah menerima menu MBG sekitar pukul 09.30 WIB. Menu tersebut terdiri dari nasi, udang, tahu, dan sayur wortel.

SPPG Dapur 03 Pematang Pasir mengirim makanan tersebut ke sekolah. Sekitar 1,5 jam setelah makan, sejumlah siswa mulai mengeluhkan sakit perut dan mual.

Beberapa siswa kemudian muntah sehingga pihak sekolah menghubungi SPPG. Petugas SPPG datang ke sekolah untuk memeriksa kondisi para siswa.

Baca Juga :  Komnas HAM Soroti Program MBG, Keracunan hingga Status Petugas Jadi Perhatian

“Jadi, habis istirahat terus masuk kelas, lalu selang 1,5 jam itu anak-anak ada yang mulas, sakit perut. Terus saya konfirmasi ke pihak SPPG,” ujar Khoirudin saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).

Lima Siswa Jalani Perawatan di Puskesmas

Khoirudin menjelaskan, sekolah membawa siswa yang mengalami keluhan ke fasilitas kesehatan secara bertahap.

Awalnya, empat siswa menuju Puskesmas Rawat Inap Ketapang. Sekitar 30 menit kemudian, empat siswa lainnya menyusul. Setelah itu, tiga siswa kembali mendapat penanganan medis.

“Ya sakit perut, mulas, mual. Ini baru pertama kali terjadi,” kata Khoirudin.

Menurut dia, salah satu siswa menjalani rawat inap untuk mendapatkan infus. Sementara itu, enam siswa lainnya menjalani perawatan di Klinik dr Ido.

Puskesmas Tangani Siswa yang Muntah

Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Ketapang, dr Sutji Mendrofa, membenarkan pihaknya menerima siswa dengan keluhan muntah setelah menyantap makanan MBG.

Baca Juga :  Kota Jambi Ajukan 330 Formasi CPNS 2026, Tidak Ada Kuota Guru

“Sekitar jam 12 siang ada empat orang anak yang dibawa ke UGD Puskesmas Rawat Inap Ketapang dengan keluhan utamanya adalah muntah-muntah setelah makan MBG di sekolah,” ujar Sutji.

Petugas medis memberikan obat untuk meredakan mual dan memantau kondisi para siswa. Setelah kondisi membaik, para siswa pulang ke rumah masing-masing.

Petugas juga memeriksa sampel makanan untuk mencari tahu penyebab keluhan tersebut.

Penyebab Keluhan Masih Diperiksa

Sutji menegaskan pihaknya belum dapat memastikan makanan MBG menjadi penyebab keluhan kesehatan para siswa.

Pemeriksaan sampel menjadi salah satu langkah untuk mengetahui penyebabnya. Karena itu, pihak terkait masih menunggu hasil pemeriksaan sebelum menarik kesimpulan.

Sekolah menyebut kejadian tersebut sebagai kasus pertama yang dialami siswa setelah menerima makanan dari program MBG. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggul Sungai Lae Soeraya Jebol, Banjir Rendam Dua Desa di Aceh Selatan dan Paksa 112 Warga Mengungsi
Suahasil Ingatkan Pramono soal Obligasi DKI Rp5,6 Triliun, Bunga Surat Utang Sedang Naik
Rawa Way Kambas Mengering, Induk Harimau Sumatera dan 3 Anaknya Terekam Cari Air
Alfin Lepas 41 Kafilah MTQ Sungai Penuh, Target Tiga Besar Provinsi Jambi
Viral Gajah Sumatera Susuri Hutan Bekas Kebakaran di Way Kambas, Begini Kondisinya
Tanggul Rp 1,59 Miliar Dibangun di Pasar Nagari Lasi, Ini Progres Terbarunya
Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta
Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Suahasil Ingatkan Pramono soal Obligasi DKI Rp5,6 Triliun, Bunga Surat Utang Sedang Naik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rawa Way Kambas Mengering, Induk Harimau Sumatera dan 3 Anaknya Terekam Cari Air

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Alfin Lepas 41 Kafilah MTQ Sungai Penuh, Target Tiga Besar Provinsi Jambi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Viral Gajah Sumatera Susuri Hutan Bekas Kebakaran di Way Kambas, Begini Kondisinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Tanggul Rp 1,59 Miliar Dibangun di Pasar Nagari Lasi, Ini Progres Terbarunya

Berita Terbaru

Salah satu dapur MBG

Ekonomi & Bisnis

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:04 WIB