Jakarta, APGtimes.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendukung proposal Presiden FIFA Gianni Infantino yang membuka peluang penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Menurut Erick, langkah itu dapat memperkuat pendanaan bagi pengembangan sepak bola Indonesia.
Erick menilai transformasi sepak bola nasional masih membutuhkan dukungan dana yang berkelanjutan. Karena itu, ia menyambut baik rencana FIFA untuk menghadirkan sumber pembiayaan baru.
FIFA berencana membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE). Badan ini akan mengelola hak siar, sponsor, tiket, dan lisensi berbagai kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia. Setelah itu, FIFA akan menawarkan sebagian kepemilikan FFE kepada investor.
Menurut Erick, tambahan pendanaan akan membantu banyak negara berkembang mempercepat pembinaan sepak bola. Indonesia juga dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan kualitas kompetisi, infrastruktur, dan pembinaan pemain muda.
Ia menegaskan PSSI telah menjalankan berbagai pembenahan dalam tiga tahun terakhir. Selain itu, peringkat Timnas Indonesia juga terus meningkat sehingga transformasi tersebut perlu mendapat dukungan pendanaan yang memadai.
Erick juga mengingatkan bahwa PSSI dan FIFA telah membentuk FIFA Hub di Jakarta. Kehadiran pusat pengembangan itu menjadi bagian penting dalam memperkuat sepak bola Indonesia dan kawasan Asia.
Peluang Dana Pengembangan Lebih Besar
Melalui proposal tersebut, FIFA ingin meningkatkan dana pengembangan bagi seluruh asosiasi anggotanya. Jika mayoritas anggota menyetujui rencana itu, setiap federasi berpeluang menerima tambahan pendanaan hingga puluhan juta dolar Amerika Serikat.
Dana tersebut dapat digunakan untuk membangun fasilitas olahraga, meningkatkan kualitas kompetisi, dan memperkuat pembinaan pemain usia muda.
Erick menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan 211 asosiasi anggota FIFA. Mereka akan menentukan nasib proposal itu melalui mekanisme pemungutan suara.
UEFA Masih Menolak
Di sisi lain, UEFA bersama 55 asosiasi anggotanya masih menolak proposal tersebut. Mereka menilai hak komersial Piala Dunia sebaiknya tetap berada di bawah kendali penuh FIFA.
Selain itu, sejumlah federasi meminta FIFA mengkaji lebih dalam dampak hukum, tata kelola, dan pengaruh jangka panjang sebelum mengambil keputusan.
Meski demikian, Erick tetap optimistis model pendanaan baru dapat memberikan manfaat bagi banyak negara. Menurutnya, tambahan investasi akan membantu federasi mempercepat pembangunan sepak bola sekaligus meningkatkan daya saing di level internasional. (yp*)









