33.785 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Resmi Lulus Diklat, Siap Bertugas di Seluruh Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara penutupan pembekalan bela negara dan manajerial program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2026).(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Upacara penutupan pembekalan bela negara dan manajerial program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2026).(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Jakarta, APGtimes.com – Sebanyak 33.785 peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) merampungkan pendidikan dan pelatihan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Mereka kini siap menjalankan tugas di berbagai daerah.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo memimpin upacara penutupan program di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2026).

Tri Budi secara resmi mengakhiri program SPPI yang berlangsung sejak 17 Juni hingga 31 Juli 2026.

Pemerintah semula menargetkan 35.476 peserta mengikuti program tersebut. Target itu mencakup 30.000 calon manajer KDKMP dan 5.476 calon manajer KNMP.

Baca Juga :  MK Putuskan Anggaran MBG Wajib Dipisah dari Dana Pendidikan, Program Tetap Konstitusional

Sebanyak 33.785 peserta mengikuti seluruh tahapan pelatihan. Sementara itu, 1.691 peserta tidak menyelesaikan program.

Panitia mencatat seluruh peserta yang mengikuti pelatihan berhasil lulus. Jumlah itu meliputi 28.626 calon manajer KDKMP dan 5.159 calon manajer KNMP.

Selama program berlangsung, peserta mengikuti pelatihan bela negara pada 17 Juni hingga 16 Juli 2026. Selanjutnya, mereka mempelajari materi manajerial mulai 17 hingga 31 Juli 2026.

Instruktur melatih peserta dalam kepemimpinan, tata kelola kelembagaan, penguatan sumber daya manusia, dan pengelolaan koperasi. Selain itu, para pelatih juga menanamkan disiplin, integritas, kepemimpinan, serta semangat bela negara.

Baca Juga :  Gibran Janji Benahi MBG dan Koperasi Desa, Pastikan Dana Rakyat Tak Disalahgunakan

Tri Budi meminta seluruh lulusan menjaga integritas, disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab saat menjalankan tugas. Menurutnya, kualitas manajer akan menentukan keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Karena itu, para lulusan harus bekerja secara profesional, memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat. Dengan bekal tersebut, mereka dapat mempercepat pelaksanaan program nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua
94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan
Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:09 WIB

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua

Kamis, 17 September 2026 - 20:09 WIB

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar

Berita Terbaru

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai ketika memberikan sambutan dalam acara forum koordinasi Kebijakan HAM, Kamis (17/9/2026)(Febryan Kevin/Kompas.com )

Nasional

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:09 WIB