Destry Damayanti Pastikan Kebijakan BI Tetap Berjalan Meski Perry Warjiyo Mundur

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Jakarta, APGtimes.com – Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memastikan arah kebijakan bank sentral tidak berubah meski jumlah anggota Dewan Gubernur kini tersisa lima orang setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.

Destry menjelaskan, Undang-Undang Bank Indonesia mengatur Deputi Gubernur Senior sebagai Pejabat Gubernur Sementara hingga pemerintah menetapkan gubernur baru.

Menurutnya, perubahan komposisi pimpinan tidak memengaruhi kebijakan maupun strategi Bank Indonesia.

BI Tetap Fokus Jaga Stabilitas

Destry menegaskan BI tetap memprioritaskan stabilitas ekonomi nasional.

Selain itu, BI akan mengoptimalkan seluruh instrumen moneter yang tersedia. BI juga melanjutkan kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kebijakan Bank Indonesia tetap sama dan tidak berubah,” ujar Destry dalam media briefing, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga :  MinyaKita Mendadak Sulit Dicari di Jambi, Warga Terpaksa Beralih ke Minyak Curah

Rupiah dan Inflasi Jadi Prioritas

Destry mengatakan BI tetap memusatkan perhatian pada stabilitas nilai tukar rupiah dan pengendalian inflasi.

Untuk itu, BI mempertahankan BI Rate pada level saat ini. Langkah tersebut bertujuan menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Menurutnya, kondisi ekonomi dunia masih memengaruhi harga aset domestik, termasuk Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Di sisi lain, inflasi inti masih terkendali. Namun, BI terus mencermati inflasi pangan karena angkanya masih cukup tinggi.

BI Dorong Arus Modal Asing

Bank Indonesia akan terus melakukan intervensi di pasar spot, Non-Deliverable Forward (NDF), dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF).

Selain itu, BI juga mendorong masuknya aliran modal asing untuk memperkuat cadangan devisa dan menjaga stabilitas rupiah.

Baca Juga :  Harga Emas Jambi Hari Ini Turun, Perhiasan Rp8,55 Juta per Mayam dan Antam Rp2,689 Juta

Destry menyebut investasi asing yang masuk ke SBN dan SRBI hingga pekan ini mencapai sekitar Rp195 triliun atau lebih dari 10 miliar dollar AS.

Menurutnya, dana tersebut meningkatkan likuiditas pasar sekaligus membantu menjaga nilai tukar rupiah.

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Selain menjaga stabilitas moneter, BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Selanjutnya, BI juga mempererat kerja sama dengan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Sinergi tersebut bertujuan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini 30 Juli 2026 Tetap Rp 2,6 Juta per Gram
Airlangga Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Atas 5 Persen, Investasi Jadi Penopang Utama
Purbaya Buka Suara soal Mundurnya Perry Warjiyo, Sebut Destry Siap Jaga Stabilitas
Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini
Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur
Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026
ESDM Siapkan Bioetanol E20 2028, Tebu, Singkong Mukibat, dan Jagung Jadi Andalan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:09 WIB

Destry Damayanti Pastikan Kebijakan BI Tetap Berjalan Meski Perry Warjiyo Mundur

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 30 Juli 2026 Tetap Rp 2,6 Juta per Gram

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:09 WIB

Airlangga Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Atas 5 Persen, Investasi Jadi Penopang Utama

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:09 WIB

Purbaya Buka Suara soal Mundurnya Perry Warjiyo, Sebut Destry Siap Jaga Stabilitas

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:09 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini

Berita Terbaru