Washington DC, APGtimes.com – Gedung Putih kembali memicu perhatian dunia setelah merilis pernyataan resmi yang menyebut pandemi Covid-19 kemungkinan besar berasal dari kebocoran laboratorium di Wuhan, China.
Pemerintah Amerika Serikat menegaskan dugaan tersebut bukan lagi sekadar teori konspirasi, melainkan berdasarkan hasil penyelidikan yang mereka lakukan.
Dalam laman resmi Gedung Putih, pemerintah AS menyatakan virus SARS-CoV-2 diduga muncul akibat insiden penelitian gain-of-function di Institut Virologi Wuhan (Wuhan Institute of Virology/WIV). Penelitian itu memodifikasi virus untuk mempelajari perubahan sifat biologisnya.
Gedung Putih Paparkan Temuan Baru
Gedung Putih mengungkap sejumlah peneliti di laboratorium Wuhan mengalami gejala menyerupai Covid-19 pada akhir 2019. Gejala tersebut muncul beberapa bulan sebelum otoritas China mengumumkan kasus pertama.
Pemerintah AS juga menyebut laboratorium Wuhan merupakan pusat penelitian virus corona terkemuka di China. Menurut mereka, laboratorium itu menjalankan riset gain-of-function dengan standar keamanan hayati yang belum memadai.
Selain itu, Gedung Putih menilai pola penyebaran awal Covid-19 mendukung dugaan kebocoran laboratorium.
Pemerintah AS menyebut kasus awal berasal dari satu peristiwa penularan ke manusia, berbeda dengan wabah zoonosis sebelumnya yang biasanya terjadi melalui beberapa kali penularan dari hewan.
Berdasarkan Penyelidikan Kongres
Gedung Putih menjelaskan seluruh pernyataan tersebut mengacu pada hasil penyelidikan House Oversight Committee dan Select Subcommittee on the Coronavirus Pandemic.
Tim penyelidik memulai investigasi sejak 2023. Mereka mengirim lebih dari 100 surat investigasi, melakukan puluhan wawancara, menggelar berbagai sidang, dan memeriksa lebih dari satu juta halaman dokumen.
Pemerintah AS menyimpulkan hasil penyelidikan itu memperkuat dugaan bahwa kebocoran laboratorium menjadi penyebab paling mungkin munculnya pandemi Covid-19.
Fauci dan Pendanaan Riset Ikut Disorot
Gedung Putih juga mengkritik mantan pejabat kesehatan Amerika Serikat Anthony Fauci. Pemerintah menilai Fauci mendorong publikasi ilmiah yang menguatkan teori asal-usul alami virus.
Selain itu, Gedung Putih menyoroti aliran dana penelitian dari National Institutes of Health (NIH) melalui EcoHealth Alliance ke Institut Virologi Wuhan. Pemerintah AS menilai pengawasan terhadap penelitian tersebut tidak berjalan optimal.
Kebijakan Pandemi Era Biden Dikritik
Gedung Putih turut mengkritik sejumlah kebijakan penanganan pandemi pada masa Presiden Joe Biden. Pemerintah mempertanyakan efektivitas aturan jaga jarak, lockdown, penggunaan masker, hingga kewajiban vaksin.
Menurut Gedung Putih, kebijakan tersebut menimbulkan dampak besar terhadap ekonomi, pendidikan, dan kesehatan mental masyarakat.
Pemerintah AS juga menilai pembatasan terhadap pandangan berbeda mengenai asal-usul Covid-19 menghambat diskusi ilmiah selama pandemi berlangsung. (de*)









