Jakarta, APGtimes.com – TNI Angkatan Darat (AD) mengirim lima truk berkapasitas 2,5 ton untuk membantu menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sulit dijangkau.
TNI AD mengangkut lima truk tersebut menggunakan kapal ADRI-XCII BM dari Dermaga Satuan Angkutan Perairan (Satangair) Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad), Tanjung Priok, Jakarta.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak mengatakan keberadaan truk akan mempermudah mobilitas personel dalam membawa bantuan hingga ke lokasi yang membutuhkan.
“Salah satu yang kita kirim truk. Kita kirim lima truk di sini supaya lebih mudah mobilitasnya,” kata Maruli dalam konferensi pers di Tanjung Priok, Rabu (19/8/2026).
TNI AD Evaluasi Kebutuhan Alat Berat
Selain mengirim kendaraan dan logistik, TNI AD juga mengevaluasi kebutuhan alat berat untuk mendukung proses penanganan bencana.
Maruli mengatakan personel di lapangan sejauh ini belum membutuhkan tambahan alat berat. Namun, TNI AD tetap memantau kondisi di sejumlah wilayah terdampak.
“Tadi saya cek juga apakah memerlukan kita membawa alat berat di sana, sementara ini mereka sampaikan tidak perlu,” ujarnya.
Maruli menegaskan evaluasi akan terus berjalan. TNI AD akan menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan yang muncul di lapangan.
Ia juga meminta masyarakat memberikan informasi apabila menemukan wilayah yang belum menerima bantuan atau sulit dijangkau oleh tim penyalur.
“Kalau ada informasi seperti itu usahakan mereka memberikan posisinya, kita akan segera bantu,” tegas Maruli.
TNI AD Bawa Puluhan Ton Beras
Kapal ADRI-XCII BM membawa berbagai peralatan dan kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat terdampak gempa NTT.
Peralatan yang dikirim meliputi dua ambulans, lima truk, 100 tandon air berkapasitas 1.100 liter, 13 set genset, 30 set tenda serbaguna, serta 900 set veldbed.
Untuk kebutuhan pangan, TNI AD membawa 32,5 ton beras, 500 kilogram gula, 4.000 botol minyak goreng, 1.140 dus mi instan, 1.997 dus susu bayi, dan 672 dus bubur bayi.
Bantuan lainnya terdiri dari 330 dus pembalut wanita, 710 dus pampers, 1.000 dus air minum kemasan, 5.000 paket ransum tempur, serta 28 karung pakaian layak pakai.
TNI AD Siapkan Tim Medis
TNI AD juga mengirim dukungan kesehatan untuk membantu warga terdampak gempa.
Tim tersebut terdiri atas dua dokter dan enam perawat. TNI AD turut membawa delapan tempat tidur pasien serta 66 tempat tidur untuk layanan rawat jalan.
Untuk mendukung operasional di lapangan, kapal juga membawa 15 drum Pertalite, 10 drum Pertamina Dex, dan 35 drum Biosolar.
TNI AD akan terus mengevaluasi kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak. Pemerintah berharap distribusi bantuan dapat menjangkau warga hingga ke wilayah yang memiliki akses sulit. (de*)









