BTN Catat Laba Rp1,85 Triliun, Pertumbuhan Kinerjanya Jauh Lampaui Industri Perbankan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.(DOK. PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK)

Ilustrasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.(DOK. PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK)

Jakarta, APGtimes.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencetak pertumbuhan kinerja yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri perbankan nasional hingga Mei 2026.

Perseroan meningkatkan laba, kredit, dan dana pihak ketiga (DPK) melalui transformasi bisnis serta penguatan sinergi dalam ekosistem Danantara Indonesia.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan transformasi bisnis mulai memberikan hasil positif. Perseroan terus mempercepat digitalisasi, meningkatkan efisiensi, dan memperluas sumber pendapatan di luar pembiayaan perumahan.

Laba Bersih Melonjak

BTN membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,85 triliun hingga Mei 2026.

Perseroan mencatat kenaikan laba 54,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp1,19 triliun.

Pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) mencapai Rp7,13 triliun. Angka tersebut naik 15,15 persen dibandingkan Mei 2025.

Baca Juga :  Truk Pengangkut Trafo PLN Terbakar di Pariaman, Tabrak 3 Kendaraan dan Picu Kepanikan

Laba operasional ikut meningkat menjadi Rp2,39 triliun. Pertumbuhannya mencapai 58,37 persen secara tahunan.

Sementara itu, Pre Provision Operating Profit (PPOP) menyentuh Rp3,98 triliun. Nilai tersebut naik 20,07 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kredit dan DPK Terus Bertumbuh

BTN menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp403,06 triliun hingga Mei 2026.

Pertumbuhan kredit mencapai 9,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, masyarakat mempercayakan dana pihak ketiga kepada BTN hingga mencapai Rp433,95 triliun.

Perseroan membukukan pertumbuhan DPK sebesar 9,09 persen secara tahunan.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pertumbuhan tersebut melampaui capaian industri perbankan nasional.

Industri perbankan hanya membukukan pertumbuhan laba 4,96 persen. Kredit industri tumbuh 8,62 persen, sedangkan DPK meningkat 4,29 persen.

Baca Juga :  WNA Jadi Dirut PT DSI, Langkah Prabowo Putus Mafia Ekspor SDA Picu Pro Kontra

Danantara Percepat Transformasi

BTN memanfaatkan sinergi dengan Danantara Indonesia untuk memperkuat daya saing perusahaan.

Kolaborasi itu membantu perseroan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat modal, serta memperluas kerja sama lintas sektor.

Manajemen juga memanfaatkan dukungan tersebut untuk mempercepat pengembangan layanan digital dan memperbaiki kualitas layanan kepada nasabah.

BTN Perluas Layanan Beyond Mortgage

BTN tidak lagi hanya mengandalkan bisnis pembiayaan rumah.

Perseroan kini menyediakan layanan keuangan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pembelian rumah, transaksi harian, hingga persiapan masa pensiun.

Strategi beyond mortgage juga memperkuat ekosistem perumahan yang terintegrasi sehingga masyarakat lebih mudah mengakses berbagai layanan keuangan.

Nixon optimistis strategi tersebut akan menjaga pertumbuhan BTN sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di industri perbankan nasional. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB