Natalius Pigai Usul Pendidikan HAM Punya Kurikulum dan Buku Khusus

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai sebut siaran langsung terhadap proses persidangan yang belum berkekuatan hukum tetap atau inkrah dapat dikategorikan sebagai pelanggaran(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai sebut siaran langsung terhadap proses persidangan yang belum berkekuatan hukum tetap atau inkrah dapat dikategorikan sebagai pelanggaran(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan pemerintah membuat kurikulum dan buku khusus pendidikan HAM di sekolah.

Pigai menyampaikan usulan itu saat mengunjungi Sumedang, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026). Ia menilai pendidikan HAM perlu hadir secara khusus sejak usia dini.

“Saya telah mengusulkan, harus ada kurikulum HAM sendiri, dengan buku sendiri,” kata Pigai, dikutip dari ANTARA.

Usulan tersebut telah Pigai sampaikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Pigai Dorong Pendidikan HAM Lebih Masif

Menurut Pigai, sekolah tidak cukup hanya memasukkan materi HAM ke dalam mata pelajaran lain. Pendidikan HAM perlu mendapat ruang khusus agar siswa dapat memahaminya secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Revisi UU HAM Bakal Perkuat Komnas HAM, Bisa Bentuk Tim Ad Hoc dan Subpoena

Karena itu, ia berharap pemerintah memperkuat pendidikan HAM sejak anak-anak mulai mengenal kehidupan sosial.

“Mudah-mudahan dapat memicu agar lebih masif lagi pendidikan HAM ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Pigai menilai pendidikan HAM dapat memperkuat pembangunan HAM. Pemerintah, kementerian, lembaga, dan sektor pendidikan perlu bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut.

Nilai-nilai HAM, kata Pigai, berkaitan dengan kehidupan manusia sejak lahir hingga meninggal dunia. Karena itu, pemahaman tersebut perlu siswa pelajari sejak bangku sekolah.

Buku HAM Disesuaikan Jenjang Pendidikan

Pigai mengusulkan pemerintah menyusun buku pendidikan HAM berdasarkan jenjang pendidikan. Materi dalam buku tersebut dapat mengikuti usia dan tingkat pemahaman peserta didik.

Baca Juga :  Kejagung Kerahkan Daerah Buru SPPG yang Terkait Kasus Korupsi MBG

Untuk SD, SMP, dan SMA, penyusunan materi dapat berlangsung secara bertahap. Setiap jenjang nantinya memperoleh pembahasan yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Sementara itu, pendidikan HAM di perguruan tinggi dapat mengikuti bidang atau konsentrasi mahasiswa.

Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa dapat menghubungkan pemahaman HAM dengan bidang ilmu yang mereka pelajari.

Pigai berharap pendidikan HAM yang lebih terstruktur dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak asasi manusia sejak usia sekolah. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Indonesia
Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi
Komdigi Kirim 15 Ton Logistik dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT
Prabowo Tiba di Kalimantan, Langsung Cek Penanganan Karhutla
KPK Pastikan Mahasiswa Terkait Kasus Korupsi Unsoed Tetap Bisa Kuliah
Menkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, PM2,5 Bisa Picu ISPA
Prabowo Kerahkan TNI-Polri Tangani Karhutla di 4 Provinsi Kalimantan
Harga BBM Pertamina Hari Ini 22 Agustus 2026, Cek Pertamax hingga Pertalite
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:59 WIB

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Natalius Pigai Usul Pendidikan HAM Punya Kurikulum dan Buku Khusus

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Komdigi Kirim 15 Ton Logistik dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Tiba di Kalimantan, Langsung Cek Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto saat meninjau salah satu titik lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).(Dokumentasi YouTube Sekretariat Presiden)

Nasional

Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi

Sabtu, 22 Agu 2026 - 23:09 WIB