AHM Perkuat Ekosistem Motor Listrik, Siapkan 3.000 Bengkel dan Layanan Darurat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran motor listrik Honda(KOMPAS.com/DIO DANANJAYA)

Jajaran motor listrik Honda(KOMPAS.com/DIO DANANJAYA)

Jakarta, APGtimes.com – PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat ekosistem kendaraan listrik roda dua di Indonesia. Perusahaan tidak hanya menawarkan sepeda motor listrik, tetapi juga menyiapkan jaringan penjualan, bengkel, pengisian daya, hingga layanan darurat.

Langkah tersebut mengikuti perkembangan pasar motor listrik di Indonesia. Honda ingin konsumen mendapat dukungan yang memadai setelah membeli kendaraan listrik untuk kebutuhan sehari-hari.

Marketing Director AHM Octavianus Dwi mengatakan Honda menyediakan beberapa pilihan bagi konsumen dalam menggunakan motor listrik. Pilihan tersebut mencakup pengisian baterai secara langsung maupun metode battery swap.

“Astra Honda Motor pada saat ini menyediakan pilihan juga bagi konsumen di produk EV-nya, yang sepeda motor EV ini, dengan beragam pilihan, baik dari sistem charging-nya,” ujar Octavianus di Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).

Jaringan Honda Menjangkau Hampir Seluruh Indonesia

Honda memanfaatkan jaringan penjualan yang sudah tersedia untuk memperluas pemasaran motor listrik. Menurut Octavianus, AHM kini memiliki hampir 1.700 jaringan yang tersebar di berbagai daerah.

Baca Juga :  GIIAS 2026 Ramai Mobil Baru, Ini Daftar yang Paling Menarik Perhatian

Jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi Honda dalam membangun ekosistem kendaraan listrik. Konsumen tidak hanya membeli kendaraan, tetapi juga dapat mengakses layanan melalui jaringan yang sudah mereka kenal.

“AHM menyiapkan dari ekosistem ini bukan hanya menjaring penjualannya yang pasti. Karena, saat ini kalau jaringan penjualan untuk motor EV, AHM paling luas,” kata Octavianus.

Siapkan Lebih dari 3.000 Bengkel

AHM juga memperkuat layanan purnajual untuk pengguna motor listrik. Perusahaan memanfaatkan lebih dari 3.000 jaringan bengkel Honda di berbagai wilayah Indonesia.

Selain bengkel, Honda menyiapkan layanan emergency road assistance. Layanan tersebut bertujuan membantu pengguna ketika mengalami kendala dalam perjalanan.

Menurut Octavianus, dukungan after-sales menjadi salah satu faktor penting untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap motor listrik.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus dan Diganti Jalan Berbayar

“Supaya pada saatnya, ketika konsumen membeli sepeda motor EV, dia punya peace of mind. Tidak ada lagi ketakutan mengenai aftersales ataupun support dari sisi layanan-layanan emergency,” ujarnya.

Dengan dukungan tersebut, Honda ingin mengurangi kekhawatiran konsumen mengenai perawatan dan bantuan ketika menggunakan motor listrik.

Diler Ikut Mendukung Pengisian Daya

Honda juga menggandeng sejumlah mitra untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik. Salah satu langkahnya memanfaatkan jaringan diler sebagai bagian dari fasilitas pendukung pengisian baterai.

Fasilitas tersebut mencakup penggunaan portable charger. Kehadiran fasilitas pengisian daya di jaringan Honda diharapkan memberi lebih banyak pilihan kepada pengguna motor listrik.

Honda secara bertahap mengembangkan ekosistem tersebut agar penggunaan motor listrik tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk. Dukungan jaringan, layanan purnajual, pengisian daya, dan bantuan darurat menjadi bagian dari pengembangan kendaraan listrik roda dua Honda di Indonesia. (yp*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Veda Ega Crash di Q2 Moto3 Jepang, Start dari Posisi ke-18 di Motegi
STNK Digital Bisa Jadi Pengganti STNK Fisik, tetapi Ada Aturan yang Wajib Diketahui
Harga EV Bekas Makin Turun, Chery Omoda E5 hingga BYD Seal Ikut Terkoreksi
Harga Pertalite Hari Ini 26 September 2026, Benarkah Naik Jadi Rp13.500?
BBM Makin Mahal, Barcode Subsidi Jadi Pertimbangan Utama Saat Beli Mobil Bekas
Arab Saudi Perkenalkan Exobot, Mobil Listrik 1.111 HP dengan Baterai 112 kWh
Jual Kendaraan “STNK Only” di Marketplace, APPI Soroti Risiko Kredit Macet
Toyota Siapkan Hilux Hidrogen 2028, Jarak Tempuh Ditargetkan Lebih dari 400 Km
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Veda Ega Crash di Q2 Moto3 Jepang, Start dari Posisi ke-18 di Motegi

Selasa, 29 September 2026 - 14:09 WIB

STNK Digital Bisa Jadi Pengganti STNK Fisik, tetapi Ada Aturan yang Wajib Diketahui

Senin, 28 September 2026 - 13:09 WIB

Harga EV Bekas Makin Turun, Chery Omoda E5 hingga BYD Seal Ikut Terkoreksi

Sabtu, 26 September 2026 - 17:09 WIB

Harga Pertalite Hari Ini 26 September 2026, Benarkah Naik Jadi Rp13.500?

Sabtu, 26 September 2026 - 14:09 WIB

BBM Makin Mahal, Barcode Subsidi Jadi Pertimbangan Utama Saat Beli Mobil Bekas

Berita Terbaru