AI Bikin Kerja Lebih Cepat, Bos Meta Malah Minta Karyawan Kerjakan Lebih Banyak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI.

Ilustrasi AI.

Menlo Park, APGtimes.com – Kecerdasan buatan (AI) memang membantu karyawan menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Namun, peningkatan produktivitas itu belum tentu memberi pekerja lebih banyak waktu untuk beristirahat.

Chief Technology Officer (CTO) Meta, Andrew Bosworth, justru mendorong karyawan menggunakan waktu yang mereka hemat berkat AI untuk mengerjakan lebih banyak tugas.

Bosworth menyampaikan pandangan tersebut dalam sesi tanya jawab internal Meta pada Juli 2026. Business Insider melaporkan pernyataan itu dan TechSpot kemudian mengutipnya.

Seorang karyawan saat itu bertanya tentang kemungkinan Meta menghidupkan kembali program “Meta Days”. Program tersebut sebelumnya memberi karyawan beberapa hari libur tambahan sebelum perusahaan menghentikannya.

Bosworth menilai permintaan tersebut tidak tepat. Ia berharap karyawan memanfaatkan waktu yang mereka hemat melalui AI untuk menghasilkan lebih banyak pekerjaan bagi pengguna.

“Saya berharap kita memanfaatkan waktu tambahan tersebut untuk mengerjakan lebih banyak hal hebat bagi para pengguna yang memakai produk kita setiap hari,” ujar Bosworth, menurut tiga orang yang mengikuti sesi tersebut.

Baca Juga :  Tagihan Listrik Bisa Naik, Ini 7 Peralatan Dapur yang Wajib Dicabut

Bosworth juga mengaku menerapkan prinsip yang sama pada dirinya. Ia menggunakan waktu yang berhasil ia hemat melalui teknologi untuk mengerjakan pekerjaan tambahan.

“Saya mendapatkan waktu tambahan satu jam. Anda tahu apa yang saya lakukan dengannya? Saya mencurahkannya untuk hal itu,” kata Bosworth.

Ketika seorang karyawan kembali menanyakan kemungkinan tambahan waktu libur, Bosworth menyarankan agar karyawan tersebut mempertimbangkan apakah meminta tambahan hari libur kepada atasan merupakan strategi karier yang tepat.

Bosworth kemudian meminta maaf karena menganggap responsnya terlalu keras. Ia juga menyebut pertanyaan tersebut mungkin muncul dalam konteks bercanda.

Perdebatan soal Manfaat AI

Pernyataan Bosworth memicu kembali perdebatan mengenai manfaat peningkatan produktivitas AI bagi pekerja.

AI mampu menyelesaikan sejumlah tugas dalam waktu lebih singkat. Karena itu, sebagian pihak menilai pekerja seharusnya memperoleh lebih banyak waktu luang atau pengurangan jam kerja.

Baca Juga :  Snapdragon 8 Elite Gen 6 Resmi Meluncur, Qualcomm Hadirkan Varian Extreme dengan CPU 5 GHz

Sebaliknya, perusahaan dapat memanfaatkan peningkatan produktivitas untuk menambah jumlah pekerjaan tanpa merekrut lebih banyak karyawan.

Senator Amerika Serikat Bernie Sanders termasuk pihak yang mendorong pembagian manfaat produktivitas AI kepada pekerja. Ia menilai waktu yang berhasil dihemat teknologi seharusnya dapat digunakan pekerja untuk beristirahat.

Bosworth memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, waktu yang AI hemat dapat menjadi kesempatan bagi karyawan untuk menghasilkan lebih banyak pekerjaan.

Meta Tingkatkan Investasi AI

Meta sendiri terus menggelontorkan investasi besar untuk pengembangan AI. Perusahaan juga memangkas sekitar 10.000 hingga 11.000 pekerjaan dalam 12 bulan terakhir.

Di sisi lain, belanja modal Meta yang berkaitan dengan pengembangan AI mencapai sekitar 92,43 miliar dollar AS dalam empat kuartal terakhir.

Kondisi tersebut menunjukkan besarnya fokus Meta terhadap AI. Namun, perkembangan teknologi itu juga memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana perusahaan membagi manfaat peningkatan produktivitas kepada para pekerjanya. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Honor Win Pad Resmi Meluncur, Tablet Gaming dengan Layar 240 Hz dan Baterai 10.000 mAh
Apple Batasi Pembelian iPhone Duo Maksimal 2 Unit, Calo Jual hingga Rp89 Juta
WhatsApp Kembangkan Stiker Bersuara, Audio Bisa Ditambahkan hingga 10 Detik
Shutdown Windows Tak Mematikan PC Sepenuhnya, Ini Fungsi Fast Startup
AiMOGA Bawa Robot Humanoid dan Kursi Roda Kendali Otak ke Chery Summit 2026
Sony Rilis 3 Walkman Premium, Model Berlapis Emas Dibanderol Rp 106 Juta
Redmagic 12 Pro Plus Meluncur, HP Gaming Nubia Bisa Mainkan Gim PC Steam
Netflix PHK 1.000 Karyawan, Terbesar Sejak 2022
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Apple Batasi Pembelian iPhone Duo Maksimal 2 Unit, Calo Jual hingga Rp89 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:09 WIB

WhatsApp Kembangkan Stiker Bersuara, Audio Bisa Ditambahkan hingga 10 Detik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Shutdown Windows Tak Mematikan PC Sepenuhnya, Ini Fungsi Fast Startup

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

AiMOGA Bawa Robot Humanoid dan Kursi Roda Kendali Otak ke Chery Summit 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sony Rilis 3 Walkman Premium, Model Berlapis Emas Dibanderol Rp 106 Juta

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB