Prabowo Tambah Helikopter dan Ekskavator untuk Atasi Karhutla Sumsel

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto di DPR, 20 Mei 2026.(YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto di DPR, 20 Mei 2026.(YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto menambah dukungan peralatan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel).

Prabowo menerima laporan dari Kepala BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana saat memimpin rapat penanganan karhutla di Palembang, Senin (24/8/2026).

Iqbal melaporkan luas area terbakar di Sumsel mencapai sekitar 1.900 hektare. Ia juga menjelaskan sejumlah peralatan sudah tersebar di berbagai daerah.

Peralatan tersebut meliputi alat pelindung diri (APD), pompa, motor trail, dan perlengkapan pemadaman lainnya. Tim juga menggunakan satu helikopter untuk patroli udara.

Baca Juga :  Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi

Selain itu, satu pesawat menjalankan patroli sekaligus mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pemerintah juga menyiapkan tujuh helikopter water bombing untuk membantu pemadaman karhutla di Sumsel. Prabowo meminta TNI menambah helikopter untuk memperkuat operasi tersebut.

Namun, Prabowo mengingatkan pemerintah agar tetap menjaga ketersediaan armada. Pemerintah perlu mengantisipasi kemungkinan karhutla di daerah lain.

Rapat tersebut juga membahas kebutuhan alat berat untuk membuat kanal dan melakukan penyekatan di kawasan rawan kebakaran.

Prabowo meminta pemerintah segera mengirim alat berat yang tersedia ke Sumsel. Ia menyebut pemerintah memiliki 20 unit ekskavator yang dapat digunakan untuk membantu penanganan karhutla.

Baca Juga :  Mendagri Sentil Pemda Lambat Salurkan Bantuan Gempa NTT, Ada yang Baru 1 Persen

“Dua puluh buah kita punya ekskavator. Bisa kita kirim? Bisa segera dikirim ke sini,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan pemerintah akan mengerahkan sumber daya sesuai kebutuhan petugas di lapangan. Ia mengatakan proses pengiriman sejumlah peralatan mungkin membutuhkan waktu beberapa hari.

“Apa yang kalian butuh di lapangan, kita akan kerahkan. Hanya mungkin butuh waktu beberapa hari,” tegas Prabowo. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan
Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi
Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB
Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI
BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda
KPK Tolak Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pembakar Hutan, 32 Konsesi Kena Sanksi
Ahli UGM Ungkap Tanggung Jawab Pimpinan atas Penugasan Staf Khusus
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:09 WIB

BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB