Prabowo Minta 3 Terduga Pembakar Lahan Riau Dibawa ke Jakarta, Modusnya Bikin Geger

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Riau pada Senin (24/8/2026)(YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Riau pada Senin (24/8/2026)(YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membawa tiga orang terduga pembakar hutan di Riau ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Prabowo menerima laporan tersebut dari Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan saat rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lanud Roesmin Nurjadin, Riau, Senin (24/8/2026).

Herry mengatakan polisi menemukan tiga orang di kawasan rawan karhutla. Mereka mengaku datang untuk memancing.

Namun, polisi tidak menemukan lokasi yang cocok untuk aktivitas memancing di tempat tersebut. Polisi kemudian mendalami dugaan bahwa mereka hendak membakar lahan.

“Padahal alasan dia hanyalah untuk memancing, padahal tidak ada lokasi memancing,” kata Herry.

Mendengar laporan itu, Prabowo langsung meminta Kapolri membawa ketiga orang tersebut ke Jakarta. Presiden meminta aparat mendalami keterlibatan mereka dalam kasus karhutla.

Baca Juga :  Tukin TNI Naik hingga Rp48 Juta, Kesejahteraan Guru dan Dosen Kembali Jadi Sorotan

“Tolong dikirim ke Jakarta, Kapolri. Kita dalami,” kata Prabowo.

Prabowo juga meminta Badan Intelijen Negara (BIN) ikut membantu pendalaman kasus tersebut.

Polisi Tangani 94 Kasus Karhutla

Herry melaporkan polisi telah menangani 94 kasus karhutla sejak 2025 hingga 2026. Dari seluruh kasus tersebut, polisi menetapkan 106 tersangka.

Khusus pada 2026, polisi menangani 33 laporan dengan 36 tersangka. Kebakaran dalam kasus tersebut mencapai 806,57 hektare.

Herry mengatakan seluruh kasus karhutla di Riau berasal dari aktivitas manusia. Sebagian terjadi karena kesengajaan dan sebagian lainnya terjadi akibat kelalaian.

Polisi juga memasang 513 plang peringatan karhutla di Kabupaten Rokan Hilir. Polisi melarang masyarakat menanam di lahan yang pernah terbakar.

Langkah tersebut bertujuan mencegah pembakaran lahan berulang. Polisi juga mendalami dugaan penggunaan masyarakat untuk menjalankan pembakaran lahan.

Prabowo Minta Nama Lima Korporasi

Dalam rapat tersebut, Herry juga melaporkan lima korporasi yang mendapat penegakan hukum dari Kementerian Lingkungan Hidup pada 2025.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Baru Mulai Beroperasi Akhir Agustus 2026, Pemerintah Siapkan 100 Unit

Kelima perusahaan tersebut bergerak di sektor perkebunan sawit. Pemerintah memberi sanksi karena perusahaan tidak memenuhi sejumlah kewajiban dalam pencegahan karhutla.

Herry mengatakan kelima perusahaan telah melakukan perbaikan. Namun, status kelima perusahaan masih dalam proses penyelesaian.

Prabowo kemudian meminta Kapolda Riau menyerahkan nama lima perusahaan tersebut. Presiden juga meminta pemerintah mendalami status perusahaan itu di Jakarta.

“Iya, nanti kita dalami lagi di Jakarta, ya. Pokoknya siapa perusahaan yang tidak mau ikut menjaga, itu kita cabut,” tegas Prabowo.

Prabowo menegaskan perusahaan harus ikut menjaga lingkungan. Menurutnya, hutan menjadi sumber kehidupan masyarakat dan perusahaan sehingga tidak boleh ada pihak yang mengeksploitasi alam secara sembarangan. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkop Ungkap Kurang dari 10 Lokasi Kopdes Merah Putih Dinilai Tak Ideal
Prabowo Tambah Helikopter dan Ekskavator untuk Atasi Karhutla Sumsel
RUU Perampasan Aset Dikebut DPR, Pembahasan Ditargetkan Rampung Desember 2026
Korban Gempa Manggarai NTT Bertambah Jadi 39 Orang, 22 Meninggal di Reok
TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Indonesia
Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi
Natalius Pigai Usul Pendidikan HAM Punya Kurikulum dan Buku Khusus
Komdigi Kirim 15 Ton Logistik dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Menkop Ungkap Kurang dari 10 Lokasi Kopdes Merah Putih Dinilai Tak Ideal

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Minta 3 Terduga Pembakar Lahan Riau Dibawa ke Jakarta, Modusnya Bikin Geger

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:09 WIB

RUU Perampasan Aset Dikebut DPR, Pembahasan Ditargetkan Rampung Desember 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Korban Gempa Manggarai NTT Bertambah Jadi 39 Orang, 22 Meninggal di Reok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:59 WIB

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi Windows 11. Microsoft mulai memaksa pembaruan (force upgrade) pada sejumlah perangkat PC yang menjalankan Windows 11 versi 24H2.(Bleeping Computer)

Tekno & Sains

MSN Weather Windows 11 Bikin Boros RAM, Bisa Habiskan hingga 1,2 GB

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:09 WIB