Kabar Baik untuk Guru Madrasah, Insentif Rp1,5 Juta Cair Akhir Juni

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar(Kemenag)

Menteri Agama Nasaruddin Umar(Kemenag)

Jakarta, APGtimes.com – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan insentif guru madrasah non-ASN mulai cair pada akhir Juni 2026.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan kabar tersebut saat menghadiri kegiatan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Pemerintah memberikan insentif sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi guru madrasah dalam mendidik generasi bangsa.

Nasaruddin menegaskan Kemenag terus mendorong peningkatan kesejahteraan guru madrasah di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, tahun baru ini kita awali dengan kabar baik. Insya Allah, insentif guru madrasah non-ASN mulai cair pada akhir Juni 2026,” ujarnya.

Kemenag Rampungkan Administrasi

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amin Suyitno, mengatakan timnya sedang menyelesaikan seluruh proses administrasi pencairan.

Baca Juga :  PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Bisnis Periklanan Digital

Petugas juga menyiapkan buku rekening kolektif bagi para penerima insentif.

Amin menjelaskan setiap guru madrasah non-ASN akan menerima insentif sebesar Rp1,5 juta.

Kemenag akan mengirim dana tersebut langsung ke rekening masing-masing penerima.

“Kami sedang menyelesaikan seluruh persiapan. Setiap guru akan menerima Rp1,5 juta dan dana langsung masuk ke rekening,” kata Amin.

Pemerintah Percepat Penyaluran

Kemenag menerapkan sistem transfer langsung untuk mempercepat penyaluran bantuan.

Skema tersebut memudahkan guru menerima hak mereka tanpa proses yang panjang.

Baca Juga :  Kabar Gembira untuk Guru, Tunjangan Non-ASN Naik Jadi Rp2 Juta per Bulan

Pemerintah juga ingin meningkatkan transparansi dalam penyaluran bantuan pendidikan.

Langkah itu sekaligus mengurangi potensi keterlambatan pencairan dana.

Guru Jadi Prioritas

Pemerintah terus menempatkan kesejahteraan guru sebagai salah satu prioritas di sektor pendidikan.

Sebelumnya, pemerintah juga menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

Kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung tenaga pendidik.

Kemenag berharap pencairan insentif akhir Juni ini dapat membantu kebutuhan para guru madrasah non-ASN sekaligus meningkatkan semangat mengajar di sekolah. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mensos Gus Ipul Ungkap Strategi Baru Perlindungan Sosial, Warga Didampingi Sejak Lahir hingga Lansia
Tukin TNI Naik hingga Rp48 Juta, Kesejahteraan Guru dan Dosen Kembali Jadi Sorotan
Daftar Pinjol Resmi OJK Agustus 2026, Cek 94 Aplikasi Pinjaman Online Legal
BGN Tegaskan MBG Tak Habiskan Anggaran Negara, Program Pemerintah Lain Tetap Berjalan
Resmi Turun! Harga Pertamax, Pertamax Turbo dan Green 95 Berlaku Mulai 1 Agustus 2026
33.785 Manajer Kopdes Merah Putih Resmi Lulus, Siap Jalankan Program Nasional
DPR Desak Pemerintah Segera Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan
Semen Langka di Aceh, Proyek Pemerintah Serentak Bikin Harga Tembus Rp120 Ribu per Sak
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Mensos Gus Ipul Ungkap Strategi Baru Perlindungan Sosial, Warga Didampingi Sejak Lahir hingga Lansia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Daftar Pinjol Resmi OJK Agustus 2026, Cek 94 Aplikasi Pinjaman Online Legal

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:09 WIB

BGN Tegaskan MBG Tak Habiskan Anggaran Negara, Program Pemerintah Lain Tetap Berjalan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Resmi Turun! Harga Pertamax, Pertamax Turbo dan Green 95 Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:09 WIB

33.785 Manajer Kopdes Merah Putih Resmi Lulus, Siap Jalankan Program Nasional

Berita Terbaru