Polisi Bongkar Jalur Emas Ilegal dari Bungo, Diduga Dipasarkan ke Sumatera Utara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Bungo, Jambi gagalkan pengiriman 2,3 Kg emas diduga hasil tambang emas ilegal.

Polres Bungo, Jambi gagalkan pengiriman 2,3 Kg emas diduga hasil tambang emas ilegal.

Bungo, APGtimes.com – Jaringan perdagangan emas hasil penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Bungo, Jambi, masih memanfaatkan jalur darat untuk mengirim hasil tambang ke luar daerah. Para pelaku diduga menjual emas tersebut ke sejumlah provinsi di Pulau Sumatera melalui jaringan yang terorganisasi.

Penambang biasanya menyerahkan emas mentah kepada pengepul lokal. Pengepul kemudian mengumpulkan emas dari berbagai lokasi sebelum melebur dan mencetaknya menjadi batang-batang kecil.

Mereka memilih bentuk tersebut agar lebih mudah menyimpan, menyembunyikan, dan membawa emas selama perjalanan menuju daerah tujuan.

Kurir Gunakan Mobil Pribadi

Jaringan perdagangan kemudian mengirim emas menggunakan mobil pribadi maupun kendaraan travel. Kurir membawa emas melewati jalur darat dari Kabupaten Bungo menuju berbagai daerah di luar Provinsi Jambi.

Sumatera Utara menjadi salah satu tujuan utama pengiriman. Selain itu, jaringan tersebut juga mengarahkan distribusi ke Provinsi Riau dan sebagian wilayah Sumatera Barat.

Baca Juga :  Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Ungkap Penyebab Blackout Lima Provinsi

Para pelaku menjalankan transaksi secara tertutup. Mereka tidak menggunakan dokumen resmi dan beberapa kali memindahkan kepemilikan emas sebelum sampai ke pembeli akhir.

Polisi Gagalkan Pengiriman 2,3 Kilogram Emas

Polres Bungo bersama Polda Jambi berhasil menggagalkan pengiriman emas ilegal pada 24 Mei 2026.

Petugas menemukan delapan batang emas dengan berat total sekitar 2,3 kilogram di balik jok dan bagasi sebuah mobil yang hendak keluar dari Kabupaten Bungo.

Kapolres Bungo, AKBP Zamri Elfino, mengatakan polisi langsung mengamankan tiga orang yang membawa emas tersebut.

“Barang bukti emas ini rencananya dikirim ke Sumatera Utara. Kami mengamankan delapan batang emas dari tiga orang pelaku,” katanya.

Polisi kini terus mengembangkan penyelidikan. Penyidik juga memburu pihak yang memasok emas sekaligus mengungkap aktor yang mengendalikan jaringan perdagangan tersebut.

Baca Juga :  Baksos Longevitology Terus Bergulir, Layanan Terapi Gratis Kini Menjangkau Muaro Bungo dan Jambi

Kasus Serupa Terus Bermunculan

Aparat berulang kali membongkar kasus perdagangan emas ilegal di Kabupaten Bungo.

Pada 2022, polisi menggagalkan pengiriman lebih dari 1,5 kilogram emas ilegal.

Tahun 2023, aparat menggerebek gudang yang menyimpan emas mentah beserta peralatan PETI.

Polisi kembali mengungkap jaringan penjualan emas ilegal berbasis pemesanan daring pada 2024.

Memasuki 2025, aparat melakukan penindakan besar di kawasan Sungai Belo.

Kemudian pada 2026, polisi kembali membongkar pengiriman delapan batang emas seberat 2,3 kilogram yang diduga akan dipasarkan ke luar Provinsi Jambi.

Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara junto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajari Jambi Berganti Lagi, Baru Sebulan Romi Arizyanto Dipindah ke Kejati
33 Motor Pelajar Diamankan Polisi di Jambi Usai Pawai HUT RI, Ada yang Tanpa Pelat
Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan
8 Polisi di Padang Dipecat karena Narkoba, Mayoritas Berpangkat Aipda
Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga
Tol Jambi-Rengat Mulai Dibangun 2027, Lahan yang Bebas Baru 9 Persen
Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Agam, BKSDA Bergerak Cepat
Kabar Duka dari PT Tren Gen Horizon, Ibu Asmeri Binti Abdullah Tutup Usia
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Kajari Jambi Berganti Lagi, Baru Sebulan Romi Arizyanto Dipindah ke Kejati

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

33 Motor Pelajar Diamankan Polisi di Jambi Usai Pawai HUT RI, Ada yang Tanpa Pelat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:09 WIB

8 Polisi di Padang Dipecat karena Narkoba, Mayoritas Berpangkat Aipda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB