Kemendikdasmen Siapkan Redistribusi Guru untuk Atasi Kekurangan 498 Ribu Formasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru sedang mengajar di Sekolah Menengah Pertama. (Foto: Dok Kemendikdasmen)

Guru sedang mengajar di Sekolah Menengah Pertama. (Foto: Dok Kemendikdasmen)

Jakarta, APGtimes.com — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan pemetaan redistribusi guru secara nasional untuk mengatasi kekurangan formasi guru yang mencapai 498 ribu orang.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan masih banyak sekolah yang memiliki kelebihan guru. Sementara itu, sejumlah sekolah lain justru kekurangan tenaga pengajar.

Kemendikdasmen Utamakan Redistribusi Guru

Nunuk menjelaskan pemerintah akan mengutamakan redistribusi guru sebelum membuka rekrutmen baru untuk guru non-ASN.

“Yang pertama dilakukan, ini arahan Ibu Menpan-RB pada saat ratas dulu, jadi redistribusi dulu. Jadi kalau kami sekarang secara kebutuhan guru di data kami kan butuh 498 ribu. Namun begitu, ini harus diredistribusi dulu, itu arahan dari Ibu Menpan-RB,” ujar Nunuk di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga :  Kabar Gembira untuk Guru, Tunjangan Non-ASN Naik Jadi Rp2 Juta per Bulan

Saat ini, Kemendikdasmen menyusun pemetaan untuk mengatur ulang sebaran guru agar lebih merata di seluruh daerah.

Pemerintah memakai data guru non-ASN dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per 31 Desember 2024 untuk mendukung proses redistribusi tersebut.

Kemendikdasmen Hitung Kebutuhan Guru

Nunuk mengatakan pihaknya belum menentukan jumlah formasi guru yang akan dibuka tahun ini.

Saat ini, Kemendikdasmen masih menghitung hasil redistribusi sebelum menentukan kebutuhan akhir formasi guru nasional.

“Karena kami sedang menyelesaikan perumusan pemenuhan kebutuhan guru untuk tahun ini. Ibu Rini Menpan-RB menyampaikan akan ada rekrut atau formasi, cuma jumlahnya kan belum ditetapkan. Kami masih menghitung redistribusi dulu, lalu menghitung kebutuhannya,” kata Nunuk.

Baca Juga :  Golkar Sebut Pendidikan Indonesia Sudah Lampu Merah, Guru Honorer Jadi Sorotan

Pemerintah Susun Mekanisme Seleksi Guru Honorer

Selain redistribusi, Kemendikdasmen juga menyiapkan mekanisme seleksi bagi guru honorer atau non-ASN.

Nunuk menyebut jumlah guru non-ASN yang masuk data hingga 31 Desember 2024 mencapai 237.196 orang.

Kemendikdasmen bersama sejumlah kementerian dan lembaga kini membahas mekanisme seleksi untuk para guru tersebut.

Namun, Nunuk menegaskan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memegang kewenangan menentukan mekanisme seleksi ASN.

“Mekanismenya juga akan ditetapkan karena yang menetapkan mekanisme seleksi ASN adalah di kementerian lain, bukan di Kemendikdasmen,” ujar Nunuk. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027
DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
BGN Benahi Data Penerima MBG, Sudaryono Minta Identitas dan Alamat Harus Akurat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:09 WIB

DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:09 WIB

5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya

Berita Terbaru