Jambi, APGtimes.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Jambi tetap berjalan normal meski Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program tersebut.
Ketiga tersangka yakni mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Sony Sonjaya, dan mantan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi serta Dukungan Kelembagaan Lodewyk Pusung.
Pantauan di sejumlah sekolah menunjukkan distribusi makanan bergizi kepada siswa tetap berlangsung sesuai jadwal tanpa gangguan.
Distribusi MBG di Sekolah Tetap Lancar
Di SD Negeri 62 Kota Jambi, petugas mengantarkan puluhan ompreng makanan sejak pagi hari. Petugas kemudian menyusun paket makanan tersebut di area sekolah sebelum membagikannya kepada siswa.
Kepala SDN 62 Kota Jambi, Ansori, memastikan tidak ada perubahan dalam pelaksanaan program MBG sejak kasus hukum yang menjerat mantan pimpinan BGN mencuat.
“Berjalan seperti biasa dan kondisi makanannya tidak berubah. Alhamdulillah anak-anak sangat antusias menerima MBG,” katanya.
Ansori menjelaskan sekolahnya telah menerima program MBG sejak November 2025. Selama pelaksanaan program, pihak sekolah menerima layanan pengantaran dan menu makanan yang sesuai standar gizi.
Menurutnya, program tersebut memberikan dampak positif terhadap semangat belajar siswa.
“Biasanya jam 10 atau 11 anak-anak mulai lesu. Sekarang alhamdulillah lebih semangat belajar dan menunya juga sesuai kebutuhan anak-anak,” ujarnya.
Sekolah Apresiasi Standar Dapur SPPG
Ansori juga mengaku telah meninjau langsung dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 0001 di Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru.
Ia menilai pengelola dapur menerapkan standar kebersihan yang sangat baik mulai dari proses pengolahan bahan hingga distribusi makanan.
“Steril sekali. Masuk harus pakai sarung tangan dan penutup kepala. Mulai dari bahan baku sampai proses memasak semuanya tertata dan bersih,” katanya.
SMAN 14 Kota Jambi Pastikan Semua Siswa Tetap Menerima MBG
Kondisi serupa juga terlihat di SMAN 14 Kota Jambi. Sekolah tersebut tetap menerima distribusi makanan bergizi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 14 Kota Jambi, M Ridwan, memastikan seluruh siswa tetap memperoleh manfaat program MBG.
“Penyaluran berjalan lancar. Semua siswa menerima,” ujarnya.
Ridwan menyebutkan jumlah penerima MBG di sekolahnya mencapai 503 orang yang terdiri dari siswa kelas X dan XI serta para guru.
Meski demikian, ia berharap variasi menu makanan dapat lebih ditingkatkan.
“Kalau menu sejauh ini lancar, hanya saja memang kurang bervariasi. Biasanya tidak jauh dari telur dan ayam,” katanya.
Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG
Sementara itu, Kejaksaan Agung mengungkap dugaan penyimpangan dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang menyeret tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka.
Penyidik menemukan dugaan praktik penunjukan yayasan mitra SPPG yang terafiliasi dengan para tersangka.
Selain itu, penyidik juga mengungkap dugaan intervensi dalam proses pengadaan barang dan jasa untuk mendukung program MBG.
Kejaksaan Agung menyebut sejumlah pengadaan diduga mengalami markup harga, termasuk pengadaan motor listrik, sepatu, tablet, hingga televisi berukuran 75 inci.
Meski kasus hukum tersebut masih bergulir, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Jambi tetap berjalan normal. Sekolah-sekolah penerima manfaat juga memastikan distribusi makanan kepada siswa tidak mengalami gangguan hingga saat ini. (de*)








