Pemerintah Siapkan Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Aceh hingga Sumbar sampai 2028

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Muhammad Tito Karnavian memaparkan sektor prioritas dalam rencana induk pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 2028.(Dok. Kemendagri)

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Muhammad Tito Karnavian memaparkan sektor prioritas dalam rencana induk pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 2028.(Dok. Kemendagri)

Jakarta, APGtimes.com — Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Muhammad Tito Karnavian, memastikan pemerintah telah menyiapkan rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 2028.

Pemerintah menyusun rencana induk itu sebagai pedoman utama pemulihan setelah tiga wilayah tersebut melewati fase tanggap darurat.

Pemerintah Targetkan Pemulihan Tiga Tahun

Tito menjelaskan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas telah menyusun rencana induk tersebut.

Satgas PRR kemudian meninjau ulang dokumen itu sebelum pemerintah membawanya ke tahap Peraturan Presiden.

“Ke depan kita masuk tahap pemulihan. Saat ini Bappenas sudah membuat rencana induk dan kami sudah melakukan review,” ujar Tito dalam keterangan resmi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga :  Praktik Curang di Program MBG, KDMP, Dudung: Akan Ditindak

Pemerintah menargetkan proses pemulihan berjalan selama tiga tahun hingga 2028.

Infrastruktur dan Huntap Jadi Fokus Utama

Pemerintah kini memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terdampak bencana.

Program pemulihan mencakup perbaikan sungai, jalan, jembatan, perdagangan, pertanian, pertambakan, dan hunian tetap atau huntap.

“Tadi disampaikan yang diprioritaskan adalah infrastruktur, sungai, jalan, jembatan, perdagangan, pertanian, kemudian huntap juga penting supaya masyarakat tidak terlalu lama di hunian sementara,” kata Tito.

Baca Juga :  Flyover Sitinjau Lauik Ditargetkan Rampung 2027, Progres Lahan Hampir 100 Persen

Pemerintah ingin mempercepat pembangunan huntap agar warga terdampak segera meninggalkan hunian sementara atau huntara.

Pemerintah Tunggu Persetujuan Presiden

Tito menilai program rehabilitasi akan berjalan lebih cepat setelah Presiden Prabowo Subianto menyetujui rencana induk tersebut.

Menurut dia, persetujuan presiden akan mempercepat penyaluran anggaran kepada kementerian dan lembaga terkait.

“Kalau nanti sudah disetujui oleh Bapak Presiden, otomatis kecepatannya akan lebih tinggi ketika anggaran sudah disalurkan,” ujar Tito.

Pemerintah berharap program tersebut tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat secara bertahap. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menhaj Tutup Operasional Haji 2026 dengan Sujud Syukur, Persiapan Haji 2027 Langsung Dimulai
Razia Scammer di Kamboja Picu Lonjakan, Hampir 12 Ribu WNI Minta Dipulangkan
Hari Pertama Potongan Ojol 8 Persen, Driver Mengaku Penghasilan Malah Turun
3 Kepala Sekolah Bersaksi di MK, Sebut Program MBG Tingkatkan Kehadiran dan Konsentrasi Siswa
Kapolri Ungkap Polri Selamatkan Uang Negara Rp756 Miliar dari 464 Kasus Migas
KAI Sumbar Tutup Seluruh 35 Perlintasan Liar, Keselamatan Perjalanan Kereta Meningkat
B50 Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, Kenali Kelebihan dan Risiko untuk Kendaraan Diesel
Harga BBM Pertamina di Jambi per 1 Juli 2026, Pertamax Tetap Rp16.650 per Liter
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:09 WIB

Menhaj Tutup Operasional Haji 2026 dengan Sujud Syukur, Persiapan Haji 2027 Langsung Dimulai

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:09 WIB

Razia Scammer di Kamboja Picu Lonjakan, Hampir 12 Ribu WNI Minta Dipulangkan

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:09 WIB

3 Kepala Sekolah Bersaksi di MK, Sebut Program MBG Tingkatkan Kehadiran dan Konsentrasi Siswa

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:09 WIB

Kapolri Ungkap Polri Selamatkan Uang Negara Rp756 Miliar dari 464 Kasus Migas

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:06 WIB

KAI Sumbar Tutup Seluruh 35 Perlintasan Liar, Keselamatan Perjalanan Kereta Meningkat

Berita Terbaru