Mentan Amran Siapkan Rp40 Miliar untuk Pulihkan Kopi Gayo Aceh Pascabencana

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja memilih dan memilah biji kopi arabika Gayo kualitas ekspor di Takengon, Aceh Tengah, Aceh. Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO

Pekerja memilih dan memilah biji kopi arabika Gayo kualitas ekspor di Takengon, Aceh Tengah, Aceh. Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO

Jakarta, APGtimes.comMenteri Pertanian Amran Sulaiman menyiapkan anggaran hingga Rp40 miliar untuk memulihkan tanaman Kopi Gayo di Aceh yang rusak akibat bencana. Kementerian Pertanian juga menggandeng Universitas Syiah Kuala untuk mempercepat proses pembibitan ulang kopi di wilayah tersebut.

Amran mengatakan Kementan akan membangun pusat pembibitan kopi bersama pihak kampus guna mendukung pemulihan sektor perkebunan di Aceh.

“Aku sudah ketemu tadi rektor. Datang pagi-pagi dengan Pak Dijon. Kita akan kembangkan kerja sama dengan rektor Unsyiah. Bangun pembibitan. Bersama-sama bangun kembali,” kata Amran di Jakarta Selatan, Rabu (6/5).

Baca Juga :  TB Hasanuddin Minta Pemerintah Libatkan DK PBB untuk Selamatkan 9 WNI

Amran menegaskan Kementan sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp30 miliar hingga Rp40 miliar untuk mendukung program pembibitan dan pemulihan tanaman kopi pascabencana.

Kementan Fokus Pulihkan Pertanian Aceh

Sebelumnya, Amran juga menemui Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem pada akhir 2025. Dalam pertemuan tersebut, Amran membahas langkah pemulihan sektor pertanian Aceh yang terdampak bencana.

Amran mengatakan pemerintah akan memperbaiki sawah rusak dan memulihkan komoditas kopi yang terdampak bencana di Aceh.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas kedatangan dan kunjungannya. Insyaallah sektor pertanian di Aceh, mulai dari sawah yang rusak hingga komoditas kopi, akan kita perbaiki,” ujar Amran.

Baca Juga :  Kementerian P2MI Resmi Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman

Ia juga memastikan tim Kementan akan turun langsung ke lapangan untuk mempercepat proses pemulihan sektor pertanian di Aceh.

Pemerintah Tambah Bantuan Beras

Selain fokus memulihkan sektor pertanian, Amran juga menyetujui tambahan bantuan beras untuk Aceh pada Desember 2025.

Kementan menyalurkan tambahan bantuan beras sebanyak 10.000 ton setelah menerima permohonan dari Gubernur Aceh.

Pemerintah berharap bantuan tersebut mampu membantu masyarakat terdampak bencana sekaligus menjaga ketahanan pangan di Aceh selama masa pemulihan berlangsung. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB