Polres Tebo Musnahkan Dua Rakit Dompeng PETI di Sumay, Razia Tambang Ilegal Terus Digencarkan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Kamis (25/6/2026), Polres Tebo melakukan razia penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay. Temukan 2 rakit dompeng yang dipakai tambang emas ilegal dan langsung dimusnahkan

Pada Kamis (25/6/2026), Polres Tebo melakukan razia penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay. Temukan 2 rakit dompeng yang dipakai tambang emas ilegal dan langsung dimusnahkan

Tebo, APGtimes.com – Polres Tebo kembali menggelar razia terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, Kamis (25/6/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dua rakit dompeng yang digunakan untuk menambang emas secara ilegal.

Kapolres Tebo AKBP Triyanto memimpin langsung operasi bersama personel gabungan. Tim bergerak melalui jalur darat dan Sungai Batanghari menggunakan perahu karet untuk menjangkau lokasi tambang.

Polisi Musnahkan Dua Rakit Dompeng

Petugas menemukan dua rakit dompeng saat menyisir aliran sungai.

Selanjutnya, personel langsung membakar kedua rakit tersebut. Setelah itu, petugas menghanyutkan sisa rakit agar pelaku tidak menggunakannya kembali.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli

Kapolres menegaskan jajarannya akan terus menindak aktivitas PETI yang merusak lingkungan.

Polisi Edukasi Masyarakat

Selain melakukan razia, personel juga mengajak masyarakat menghentikan aktivitas tambang tanpa izin.

Kapolres meminta perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga ikut menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, dukungan masyarakat akan memperkuat upaya pemberantasan PETI di Kabupaten Tebo.

WALHI Soroti Kerusakan Hutan

Sebelumnya, WALHI Jambi melaporkan dugaan aktivitas PETI dalam skala besar di Desa Teluk Langkap.

Organisasi tersebut memperkirakan ratusan rakit dompeng masih beroperasi di kawasan itu.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Soroti Tambang Ilegal di Sumbar, Dorong Pariwisata dan Budaya Jadi Andalan

WALHI juga mencatat kerusakan hutan mencapai sekitar 12.202 hektare akibat aktivitas tambang ilegal.

Selain merusak hutan, aktivitas tersebut juga mengancam kualitas air Sungai Batanghari yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

Karena itu, WALHI meminta aparat penegak hukum mengusut seluruh pihak yang terlibat. Organisasi tersebut juga mendorong polisi menindak aktor utama di balik aktivitas tambang ilegal.

Sementara itu, Polres Tebo memastikan operasi penertiban akan terus berlangsung. Polisi berharap langkah tersebut mampu menekan aktivitas PETI sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Tebo. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajari Jambi Berganti Lagi, Baru Sebulan Romi Arizyanto Dipindah ke Kejati
33 Motor Pelajar Diamankan Polisi di Jambi Usai Pawai HUT RI, Ada yang Tanpa Pelat
Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan
8 Polisi di Padang Dipecat karena Narkoba, Mayoritas Berpangkat Aipda
Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga
Tol Jambi-Rengat Mulai Dibangun 2027, Lahan yang Bebas Baru 9 Persen
Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Agam, BKSDA Bergerak Cepat
Kabar Duka dari PT Tren Gen Horizon, Ibu Asmeri Binti Abdullah Tutup Usia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Kajari Jambi Berganti Lagi, Baru Sebulan Romi Arizyanto Dipindah ke Kejati

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

33 Motor Pelajar Diamankan Polisi di Jambi Usai Pawai HUT RI, Ada yang Tanpa Pelat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:09 WIB

8 Polisi di Padang Dipecat karena Narkoba, Mayoritas Berpangkat Aipda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB