RANS Raffi Ahmad Resmi IPO, Raup Dana Rp429 Miliar Meski Pendapatan Turun

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raffi Ahmad saat ditemui di kantor RANS BSD, daerah Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (6/12/2023). (KOMPAS.com/Revi C Rantung)

Raffi Ahmad saat ditemui di kantor RANS BSD, daerah Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (6/12/2023). (KOMPAS.com/Revi C Rantung)

Jakarta, APGtimes.com – PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026).

Perseroan menetapkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp170 per saham setelah menyelesaikan seluruh tahapan penawaran kepada investor.

Kantongi Dana Rp429,25 Miliar

Dalam IPO tersebut, RANS melepas 2,525 miliar saham baru atau sekitar 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

Langkah itu membuka peluang bagi perusahaan untuk menghimpun dana sekitar Rp429,25 miliar.

Sebelumnya, perseroan menjalankan masa bookbuilding pada 23–25 Juni 2026 dengan kisaran harga Rp135 hingga Rp170 per saham.

Selanjutnya, perusahaan membuka masa penawaran umum pada 2–8 Juli 2026 sebelum akhirnya resmi melantai di BEI.

Baca Juga :  5 Kebiasaan Orang Kaya yang Bisa Anda Tiru untuk Bangun Finansial Lebih Stabil

Pendapatan Turun Sepanjang 2025

Sepanjang 2025, RANS mencatat pendapatan sebesar Rp353,38 miliar.

Nilai tersebut turun 13,91 persen dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang mencapai Rp410,50 miliar.

Meski pendapatan menurun, perseroan masih membukukan laba bersih sebesar Rp56,69 miliar.

Namun, laba itu ikut turun 41,60 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp97,07 miliar.

Di sisi lain, total aset perusahaan mencapai Rp461,03 miliar pada akhir 2025.

Kas dan setara kas juga meningkat menjadi Rp100,13 miliar.

Talent Management Jadi Penyebab

Manajemen menjelaskan penurunan pendapatan terutama berasal dari berkurangnya kontribusi segmen duta merek dan talent management.

Kontribusi dari segmen tersebut turun lebih dari Rp55 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Binance Bekukan Aset Rp54,45 Triliun Usai Insiden Keamanan, Tether dan Circle Ikut Bergerak

Selain itu, penjualan produk makanan, minuman, dan kecantikan berbasis intellectual property (IP) juga mengalami penurunan.

RANS juga tidak lagi memperoleh pemasukan dari bisnis olahraga setelah melepas salah satu entitas usahanya pada 2024.

Kondisi pasar serta perubahan struktur bisnis turut memengaruhi kinerja perseroan sepanjang tahun lalu.

Fokus Kembangkan Bisnis Media

Perseroan menjalankan bisnis media, hiburan, pengelolaan intellectual property (IP), penyelenggaraan acara, serta investasi di berbagai sektor.

Awalnya, perusahaan menggunakan nama PT RNR Film Internasional sebelum berganti menjadi PT Rans Entertainmen Indonesia pada 2021.

Kini, RANS menjalankan operasional dari kantor pusatnya di BSD City, Tangerang Selatan, setelah memulai kegiatan komersial sejak 2018. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.158 per Dollar AS, Investor Menanti Data Ekonomi
Saham SMGR Menguat 5,62 Persen, SIG Kaji Buyback di Tengah Lonjakan Laba
7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup
Kredit KB Bank Tembus Rp45,68 Triliun, Pendapatan Bunga Bersih Melonjak 28,94 Persen
Pemerintah Beri Insentif Pajak Rp576,4 Triliun pada 2026, UMKM hingga Industri Jadi Penerima
Saham Intel Anjlok 28,58 Persen, Nilai Investasi Pemerintah AS Susut Rp217,8 Triliun
Harga Minyak Dunia Melonjak hingga 15,2 Persen, Konflik Iran dan Serangan di Hormuz Jadi Pemicu
Cicilan UMKM Korban Bencana Terancam Macet, DPR Desak OJK Beri Keringanan Kredit
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:09 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.158 per Dollar AS, Investor Menanti Data Ekonomi

Senin, 2 November 2026 - 12:09 WIB

Saham SMGR Menguat 5,62 Persen, SIG Kaji Buyback di Tengah Lonjakan Laba

Minggu, 1 November 2026 - 12:04 WIB

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Kredit KB Bank Tembus Rp45,68 Triliun, Pendapatan Bunga Bersih Melonjak 28,94 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak Rp576,4 Triliun pada 2026, UMKM hingga Industri Jadi Penerima

Berita Terbaru

Pabrik semen terintegrasi milik SIG Group di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.(Dok. SMGR)

Ekonomi & Bisnis

Saham SMGR Menguat 5,62 Persen, SIG Kaji Buyback di Tengah Lonjakan Laba

Senin, 2 Nov 2026 - 12:09 WIB