Ribuan Motor Listrik MBG Rp1 Triliun Masih Terbengkalai, Gudang di Sentul Ternyata Baru Disewa

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas perakitan dan penyimpanan milik Emmo Electric Mobility di kawasan Bogorindo, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.(Foto: KOMPAS.com/Ruly)

Fasilitas perakitan dan penyimpanan milik Emmo Electric Mobility di kawasan Bogorindo, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.(Foto: KOMPAS.com/Ruly)

Bogor, APGtimes.com — Ribuan motor listrik yang menjadi bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menumpuk di sebuah gudang kawasan industri Sentul, Kabupaten Bogor. Seorang karyawan mengungkapkan pengelola baru menggunakan gudang tersebut sekitar dua bulan terakhir.

Karyawan berinisial T menyampaikan informasi itu saat ditemui di Jalan Olympic Raya Kavling B6, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kamis (11/6/2026).

Menurut T, pengelola mulai menyewa gudang tersebut untuk menampung ribuan motor listrik MBG sekitar dua bulan lalu.

“Kami baru menyewa tempat ini sekitar dua bulan,” katanya.

Informasi itu mematahkan anggapan bahwa pengelola telah lama menggunakan lokasi tersebut sebagai tempat penyimpanan kendaraan.

Ribuan Motor Belum Bergerak

T mengaku belum menerima arahan dari manajemen terkait penggunaan maupun distribusi motor listrik yang tersimpan di gudang tersebut.

Baca Juga :  Kejagung Jerat Andri Mulyono dalam Kasus Korupsi MBG, Diduga Atur Pengadaan Motor Listrik

Hingga kini, seluruh kendaraan masih berada di lokasi penyimpanan.

“Motor masih ada di sini semua. Sampai sekarang belum ada instruksi,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas di sekitar gudang sangat minim. Hanya beberapa karyawan yang terlihat keluar masuk kawasan penyimpanan.

Sejumlah petugas juga tampak berjaga di sekitar area gudang sepanjang hari.

Media Lebih Sering Datang ke Lokasi

T mengaku tidak mengetahui adanya kunjungan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) maupun pihak terkait lainnya ke lokasi tersebut.

Sebaliknya, ia justru sering melihat kedatangan awak media sejak kasus dugaan korupsi pengadaan MBG menjadi perhatian publik.

“Yang sering datang justru teman-teman media,” katanya.

Jumlah Motor Diperkirakan Ribuan Unit

T tidak mengetahui jumlah pasti kendaraan yang tersimpan di dalam gudang. Namun, ia memperkirakan jumlahnya mencapai ribuan unit.

Baca Juga :  Krisis Energi Timur Tengah Guncang Asia, Harga Minyak dan Gas Melonjak

Motor listrik terlihat memenuhi hampir seluruh area penyimpanan.

Deretan kendaraan berwarna biru-hitam itu berjajar dari bagian depan hingga belakang kawasan gudang.

Sebagian besar unit masih dalam kondisi baru dan masih terbungkus plastik pelindung.

“Jumlahnya sangat banyak. Dari depan sampai belakang penuh motor,” ujarnya.

Proyek Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Motor listrik tersebut merupakan bagian dari pengadaan 21.801 unit kendaraan untuk mendukung distribusi Program Makan Bergizi Gratis.

Nilai proyek pengadaan itu mencapai sekitar Rp1 triliun.

Saat ini, aparat penegak hukum tengah mengusut dugaan korupsi dalam proyek tersebut.

Motor yang seharusnya membantu distribusi makanan bergizi ke berbagai daerah itu kini belum memberikan manfaat kepada masyarakat.

Kondisi tersebut memicu sorotan publik karena ribuan kendaraan masih tersimpan di gudang tanpa kejelasan waktu distribusi. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Bantah Miliki Emas 74 Kg, Singgung Informasi yang Diterima Presiden
DPR Minta KBRI dan KJRI Perkuat Perlindungan WNI di Arab Saudi
Menhut Raja Juli Minta Satwa Diselamatkan Saat Karhutla, BKSDA Siapkan Penanganan
Gerindra Tegaskan Keakraban Prabowo-Pramono di LRT Bukan Agenda Politik 2029
Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua
94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan
Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:09 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Miliki Emas 74 Kg, Singgung Informasi yang Diterima Presiden

Jumat, 18 September 2026 - 18:09 WIB

DPR Minta KBRI dan KJRI Perkuat Perlindungan WNI di Arab Saudi

Jumat, 18 September 2026 - 15:09 WIB

Menhut Raja Juli Minta Satwa Diselamatkan Saat Karhutla, BKSDA Siapkan Penanganan

Kamis, 17 September 2026 - 23:09 WIB

Gerindra Tegaskan Keakraban Prabowo-Pramono di LRT Bukan Agenda Politik 2029

Kamis, 17 September 2026 - 21:09 WIB

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua

Berita Terbaru