Purnawirawan TNI Teguh Arief Resmi Jadi Dirut Peruri, Gantikan Dwina Septiani

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, Panglima Kodam Iskandar Muda menerima enam pucuk berbagai jenis senjata api dan ratusan amunisi aktif yang diserahkan oleh sejumlah warga secara sukarela, Jumat (12/07/2019). Sejumlah senjata eks konflik itu di antaranya lima pucuk jenis laras panjang terdiri dari dua pucuk AK 56, dan satu pucuk masing-masing M1A1 Carbine, M16 dan SS 1, serta satu pucuk pistol. (KOMPAS.com/RAJA UMAR)

Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, Panglima Kodam Iskandar Muda menerima enam pucuk berbagai jenis senjata api dan ratusan amunisi aktif yang diserahkan oleh sejumlah warga secara sukarela, Jumat (12/07/2019). Sejumlah senjata eks konflik itu di antaranya lima pucuk jenis laras panjang terdiri dari dua pucuk AK 56, dan satu pucuk masing-masing M1A1 Carbine, M16 dan SS 1, serta satu pucuk pistol. (KOMPAS.com/RAJA UMAR)

Jakarta, APGtimes.com – Badan Pengelola BUMN resmi menunjuk Letnan Jenderal (Purn) TNI Teguh Arief Indratmoko sebagai Direktur Utama Perum Peruri. Teguh menggantikan Dwina Septiani Wijaya yang telah memimpin perusahaan selama lebih dari delapan tahun.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan BP BUMN Nomor 345 Tahun 2026 dan Nomor 346 Tahun 2026 mengenai pemberhentian serta pengangkatan Direktur Utama dan Ketua Dewan Pengawas Peruri.

Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria membenarkan pergantian jajaran pimpinan tersebut. Ia mengatakan pemegang saham menetapkan keputusan itu melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026).

Teguh Arief Gantikan Dwina Septiani

Teguh Arief Indratmoko merupakan purnawirawan TNI yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI.

Setelah menyelesaikan tugas militernya, ia kini mendapat amanah memimpin Peruri sebagai Direktur Utama.

Baca Juga :  Kopdes Merah Putih Siap Beli Gabah Petani, Zulhas Pastikan Harga Tak Jatuh

Sementara itu, Dwina Septiani Wijaya mengakhiri masa kepemimpinannya setelah memimpin Peruri sejak 20 November 2017.

Selama lebih dari delapan tahun, Dwina memimpin berbagai transformasi perusahaan, termasuk pengembangan layanan digital dan penguatan bisnis keamanan dokumen.

BP BUMN Jelaskan Alasan Pergantian

Dony Oskaria menjelaskan pemerintah menyesuaikan kepemimpinan Peruri dengan kebutuhan perusahaan saat ini.

Menurutnya, Peruri tidak hanya menjalankan fungsi sebagai badan usaha, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai tugas pemerintah.

Karena itu, pemerintah menilai sosok yang memiliki pengalaman kepemimpinan dan kemampuan koordinasi menjadi penting untuk membawa Peruri menghadapi tantangan ke depan.

Ia juga menegaskan Peruri memiliki fungsi yang berbeda dengan perusahaan komersial pada umumnya karena turut menjalankan berbagai penugasan negara.

Baca Juga :  Pemerintah Libatkan Banyak Kementerian Awasi PT DSI

Ketua Dewan Pengawas Juga Berganti

Selain menunjuk direktur utama baru, BP BUMN juga merombak jajaran Dewan Pengawas Peruri.

Pemerintah mengangkat Letjen (Purn) TNI Geerhan Lantara sebagai Ketua Dewan Pengawas Peruri menggantikan Marlinson Hakim.

Geerhan merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat yang memiliki pengalaman panjang di lingkungan militer sebelum memasuki penugasan di sektor pemerintahan.

Peruri Terus Perkuat Peran Strategis

Peruri selama ini tidak hanya mencetak uang rupiah dan dokumen negara, tetapi juga mengembangkan berbagai layanan keamanan digital, identitas elektronik, hingga sertifikasi digital.

Pemerintah berharap pergantian kepemimpinan dapat memperkuat transformasi Peruri sebagai perusahaan strategis nasional sekaligus meningkatkan dukungan terhadap berbagai program pemerintah di bidang keamanan dokumen dan layanan digital. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini
Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur
Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026
ESDM Siapkan Bioetanol E20 2028, Tebu, Singkong Mukibat, dan Jagung Jadi Andalan
Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juli 2026 Masih Stabil, Cek Daftar Lengkap di Pegadaian
Sopir Truk Mengantre Solar hingga 24 Jam, Pendapatan Tergerus dan Fisik Menurun
Harga Emas Antam Hari Ini 18 Juli 2026 Naik Rp8.000, Cek Daftar Lengkapnya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:09 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini

Senin, 27 Juli 2026 - 17:09 WIB

Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur

Senin, 27 Juli 2026 - 12:09 WIB

Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09 WIB

ESDM Siapkan Bioetanol E20 2028, Tebu, Singkong Mukibat, dan Jagung Jadi Andalan

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB