Jakarta, APGtimes.com – Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Senin (7/9/2026), masih stabil. Harga jual emas Antam 1 gram tetap Rp 2.680.000.
Sementara itu, harga buyback emas Antam 1 gram berada di Rp 2.421.000. Pegadaian tidak mengubah harga jual maupun buyback dari perdagangan Minggu (6/9/2026).
Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 5 Gram
Harga emas Antam 0,5 gram masih berada di Rp 1.391.000. Adapun harga buyback untuk ukuran tersebut mencapai Rp 1.210.000.
Kemudian, harga emas Antam 2 gram berada di Rp 5.299.000. Harga buyback untuk ukuran yang sama mencapai Rp 4.842.000.
Untuk ukuran 3 gram, Pegadaian menjual emas Antam seharga Rp 7.923.000. Sementara harga buyback mencapai Rp 7.263.000.
Selanjutnya, harga emas Antam 5 gram berada di Rp 13.170.000. Harga buyback untuk ukuran tersebut mencapai Rp 12.105.000.
Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian
Berikut daftar harga emas Antam di Pegadaian pada Senin (7/9/2026):
| Ukuran | Harga Jual | Harga Buyback |
|---|---|---|
| 0,5 gram | Rp 1.391.000 | Rp 1.210.000 |
| 1 gram | Rp 2.680.000 | Rp 2.421.000 |
| 2 gram | Rp 5.299.000 | Rp 4.842.000 |
| 3 gram | Rp 7.923.000 | Rp 7.263.000 |
| 5 gram | Rp 13.170.000 | Rp 12.105.000 |
| 10 gram | Rp 26.284.000 | Rp 24.210.000 |
| 25 gram | Rp 65.582.000 | Rp 60.227.000 |
| 50 gram | Rp 131.083.000 | Rp 120.454.000 |
| 100 gram | Rp 262.086.000 | Rp 240.909.000 |
Pegadaian belum menyediakan emas Antam ukuran 250 gram hingga 1.000 gram hari ini.
Harga Emas Dunia Melemah
Di pasar global, harga emas bergerak turun pada awal perdagangan Senin. Harga emas spot turun sekitar 0,5 persen menjadi 4.405,47 dollar AS per ons.
Harga emas sebelumnya juga turun sekitar 1 persen pada Jumat (4/9/2026). Pergerakan tersebut terjadi setelah pasar menerima data ketenagakerjaan Amerika Serikat.
Data nonfarm payrolls AS menunjukkan penambahan 162.000 pekerjaan pada Agustus 2026. Angka tersebut jauh melampaui perkiraan pasar sekitar 56.000 pekerjaan.
Selain itu, data ketenagakerjaan Juli mendapat revisi naik sebesar 23.000 pekerjaan. Tingkat pengangguran AS juga bertahan di 4,1 persen.
Sementara itu, pertumbuhan upah tahunan melambat menjadi 3,1 persen. Namun, penurunan tersebut masih lebih kecil dari perkiraan ekonom.
Karena itu, pasar melihat kondisi tenaga kerja AS masih cukup kuat. Kondisi tersebut turut meningkatkan perhatian pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve atau The Fed. (de*)









