Sudaryono Tegas Bersih-bersih BGN, ASN dan PPPK Main Judol Terancam Dipecat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Sudaryono (tengah), Gubernur Universitas RI Donny Ermawan Taufanto (kanan) dan Wakil Gubernur Universitas Yos Sunitiyoso (kanan) menyampaikan keterangan pers usai pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono menjadi Kepala BGN menggantikan Nanik Sudaryati Deyang dan melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas RI serta Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas RI. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Kepala BGN Sudaryono (tengah), Gubernur Universitas RI Donny Ermawan Taufanto (kanan) dan Wakil Gubernur Universitas Yos Sunitiyoso (kanan) menyampaikan keterangan pers usai pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono menjadi Kepala BGN menggantikan Nanik Sudaryati Deyang dan melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas RI serta Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas RI. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Jakarta, APGtimes.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memperketat pengawasan di lingkungan lembaganya. Ia menegaskan BGN tidak akan mempertahankan ASN maupun PPPK yang bermain judi online, menyalahgunakan uang negara, atau melanggar aturan disiplin.

Sudaryono menyampaikan peringatan tersebut saat konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026). Menurutnya, langkah itu menjadi bagian dari upaya membangun lembaga yang bersih sekaligus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sudaryono Tegaskan Tidak Ada Toleransi

Sudaryono mengungkapkan timnya menemukan sejumlah pelanggaran di lingkungan BGN. Beberapa pegawai bermain judi online, mengabaikan disiplin kerja, bahkan mengambil uang yang bukan menjadi hak mereka.

Baca Juga :  Kementan Turun Tangan, Ratusan PKS Terancam Kehilangan Izin Operasi

Ia memastikan BGN akan menghukum setiap pegawai yang melanggar aturan tanpa memandang jabatan maupun status kepegawaiannya.

“Jangan berpikir mengambil uang sedikit tidak akan ketahuan. Sekarang informasi sangat mudah kami peroleh. Kami langsung melakukan investigasi hingga menemukan fakta yang sebenarnya,” kata Sudaryono.

BGN Tingkatkan Pengawasan Internal

Selain memperketat pengawasan, Sudaryono juga mendorong setiap unit kerja agar segera melaporkan dugaan pelanggaran. Tim BGN kemudian memeriksa setiap laporan secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.

Menurutnya, langkah tersebut melindungi pegawai yang bekerja dengan jujur sekaligus menjaga nama baik Badan Gizi Nasional.

Karena itu, BGN tidak akan membiarkan siapa pun menyalahgunakan wewenang atau mencari keuntungan pribadi melalui program pemerintah.

Baca Juga :  BGN Tegaskan Pendaftaran Mitra SPPG Hanya Lewat Portal Resmi

Transparansi Jadi Prioritas Program MBG

Di sisi lain, Sudaryono terus memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Ia mengajak kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut.

Masyarakat dapat ikut memantau kualitas menu, proses penyaluran, kebersihan dapur, hingga pelayanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dengan cara itu, BGN ingin meningkatkan transparansi sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Sudaryono menegaskan BGN akan terus membersihkan lembaganya dari berbagai pelanggaran. Ia berharap seluruh pegawai menjaga integritas agar Program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerindra Tegaskan Keakraban Prabowo-Pramono di LRT Bukan Agenda Politik 2029
Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua
94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan
Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:09 WIB

Gerindra Tegaskan Keakraban Prabowo-Pramono di LRT Bukan Agenda Politik 2029

Kamis, 17 September 2026 - 21:09 WIB

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua

Kamis, 17 September 2026 - 20:09 WIB

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai ketika memberikan sambutan dalam acara forum koordinasi Kebijakan HAM, Kamis (17/9/2026)(Febryan Kevin/Kompas.com )

Nasional

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:09 WIB