OJK Awasi Ketat Pinjol Bermasalah, Kredit Macet Turun dan Pembiayaan Tembus Rp105 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi atau biasa disapa Kiki usai audiensi dengan Pimpinan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi atau biasa disapa Kiki usai audiensi dengan Pimpinan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Jakarta, APGtimes.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat pengawasan terhadap penyelenggara pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) yang masih mencatat tingkat kredit bermasalah tinggi. Regulator mengambil langkah tersebut untuk menjaga kesehatan industri sekaligus melindungi masyarakat.

OJK mencatat jumlah penyelenggara pinjol dengan tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) lebih dari 5 persen mulai menurun hingga Juni 2026. Meski begitu, regulator tetap mendorong seluruh perusahaan memperkuat manajemen risiko dan sistem penilaian kredit.

Jumlah Pinjol Bermasalah Mulai Turun

Kepala Eksekutif Pengawas LPVM, LKM, dan LJK Lainnya OJK, Agusman, mengatakan jumlah penyelenggara dengan TWP90 di atas 5 persen turun menjadi 16 perusahaan pada Juni 2026. Sebulan sebelumnya, jumlah itu masih mencapai 18 perusahaan.

Baca Juga :  Daftar 94 Pinjol Resmi OJK Juni 2026, Cek Legalitas Sebelum Ajukan Pinjaman

Sebagian besar perusahaan tersebut menyalurkan pembiayaan produktif. Hasil pengawasan juga menunjukkan sejumlah penyelenggara berhasil memperbaiki kualitas pendanaan sehingga rasio kredit bermasalah ikut menurun.

OJK Tingkatkan Pengawasan

OJK meminta seluruh penyelenggara yang memiliki TWP90 di atas batas ketentuan segera menjalankan rencana perbaikan atau action plan. Regulator kemudian mengawasi pelaksanaannya secara berkala.

Regulator juga menetapkan sebagian penyelenggara ke dalam Status Pengawasan Intensif maupun Pengawasan Khusus jika perusahaan belum menunjukkan perbaikan sesuai ketentuan.

Melalui langkah itu, OJK ingin menjaga stabilitas industri sekaligus memperkuat perlindungan bagi masyarakat yang menggunakan layanan pinjaman daring.

Outstanding Pembiayaan Terus Tumbuh

Kinerja industri pinjaman daring juga menunjukkan perbaikan. OJK mencatat TWP90 secara agregat turun menjadi 4,26 persen pada Juni 2026. Sebulan sebelumnya, angkanya masih berada di level 4,42 persen.

Baca Juga :  UMKM Jangan Lagi Cari Modal ke Pinjol, Kata Menteri Maman

Penurunan rasio tersebut menunjukkan kualitas pembiayaan semakin membaik. OJK tetap meminta seluruh penyelenggara meningkatkan tata kelola dan kehati-hatian saat menyalurkan pinjaman.

Sementara itu, penyaluran pembiayaan masih tumbuh positif. Outstanding pembiayaan industri mencapai Rp105,14 triliun hingga Juni 2026. Nilai itu meningkat 25,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

OJK berharap seluruh penyelenggara mampu menjaga kualitas pembiayaan di tengah pertumbuhan industri. Dengan begitu, industri pinjaman daring dapat berkembang lebih sehat, berkelanjutan, dan semakin dipercaya masyarakat. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Indonesia
Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi
Natalius Pigai Usul Pendidikan HAM Punya Kurikulum dan Buku Khusus
Komdigi Kirim 15 Ton Logistik dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT
Prabowo Tiba di Kalimantan, Langsung Cek Penanganan Karhutla
KPK Pastikan Mahasiswa Terkait Kasus Korupsi Unsoed Tetap Bisa Kuliah
Menkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, PM2,5 Bisa Picu ISPA
Prabowo Kerahkan TNI-Polri Tangani Karhutla di 4 Provinsi Kalimantan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:59 WIB

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Natalius Pigai Usul Pendidikan HAM Punya Kurikulum dan Buku Khusus

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Komdigi Kirim 15 Ton Logistik dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Tiba di Kalimantan, Langsung Cek Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto saat meninjau salah satu titik lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).(Dokumentasi YouTube Sekretariat Presiden)

Nasional

Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi

Sabtu, 22 Agu 2026 - 23:09 WIB