Polres Bungo, Jambi gagalkan pengiriman 2,3 Kg emas diduga hasil tambang emas ilegal.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan tim penyidik akan memaparkan seluruh fakta mengenai kepemilikan emas tersebut di hadapan majelis hakim.
Anang mengatakan penyidik masih menyusun seluruh alat bukti untuk memperkuat dakwaan di pengadilan. Karena itu, Kejagung belum mengungkap identitas pemilik emas kepada publik.
Meski demikian, Kejagung tetap membuka perkembangan perkara sesuai kebutuhan penyidikan. Selain itu, penyidik terus mengumpulkan bukti agar proses hukum berjalan optimal.
Anang menegaskan persidangan akan menjadi ruang utama untuk menjelaskan asal-usul emas dan aset lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Kasus ini bermula ketika penyidik menggeledah sebuah rumah mewah di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Saat penggeledahan berlangsung, tim menemukan brankas tersembunyi di balik dinding rumah. Setelah membuka brankas itu, penyidik menemukan tujuh koper berisi emas batangan dan uang tunai dalam berbagai mata uang.
Penyidik kemudian menghitung seluruh barang bukti. Hasilnya, tim menemukan 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dolar Amerika Serikat, 14.083.800 dolar Singapura, serta uang tunai Rp100 juta.
Selanjutnya, penyidik memperkirakan nilai seluruh aset tersebut mencapai sekitar Rp476 miliar.
Selain menyita emas dan uang, penyidik juga mengamankan dokumen, telepon seluler, serta foto keluarga dari lokasi penggeledahan.
Berikutnya, tim penyidik menelusuri keterkaitan seluruh barang bukti dengan perkara dugaan TPPU yang melibatkan Febrie Adriansyah.
Sementara itu, Kejagung menegaskan proses hukum masih berjalan. Oleh sebab itu, penyidik terus melengkapi berkas perkara sebelum membawa seluruh fakta ke persidangan.
Melalui sidang tersebut, Kejagung berharap majelis hakim dapat menilai seluruh alat bukti sekaligus mengungkap pihak yang memiliki emas 74 kilogram dan aset lain dalam perkara itu. (de*)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB
Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBGSenin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat PanikSenin, 17 Agustus 2026 - 12:09 WIB
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 LukaSabtu, 15 Agustus 2026 - 19:09 WIB
NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga SoreSabtu, 15 Agustus 2026 - 18:09 WIB
Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga MengungsiBerita Terbaru
Nasional
Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG
Senin, 17 Agu 2026 - 14:09 WIB
Nasional
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik
Senin, 17 Agu 2026 - 13:09 WIB
Nasional
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
Senin, 17 Agu 2026 - 12:09 WIB
Hukum
Terungkap! Jaringan Emas Ilegal Diduga Olah 30 Kg Sehari, Nilainya Hampir Rp3 Triliun
Senin, 17 Agu 2026 - 10:09 WIB
Ekonomi & Bisnis
Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen
Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB

15 Agustus 2026 | 12:09 WIB

13 Agustus 2026 | 13:09 WIB

12 Agustus 2026 | 12:09 WIB
