Kejagung Janji Bongkar Pemilik Emas 74 Kg di Sidang Kasus Febrie Adriansyah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Bungo, Jambi gagalkan pengiriman 2,3 Kg emas diduga hasil tambang emas ilegal.

Polres Bungo, Jambi gagalkan pengiriman 2,3 Kg emas diduga hasil tambang emas ilegal.

Jakarta, APGtimes.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan akan mengungkap pemilik emas batangan seberat 74 kilogram dalam persidangan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan tim penyidik akan memaparkan seluruh fakta mengenai kepemilikan emas tersebut di hadapan majelis hakim.

Kejagung Fokus Siapkan Pembuktian

Anang mengatakan penyidik masih menyusun seluruh alat bukti untuk memperkuat dakwaan di pengadilan. Karena itu, Kejagung belum mengungkap identitas pemilik emas kepada publik.

Meski demikian, Kejagung tetap membuka perkembangan perkara sesuai kebutuhan penyidikan. Selain itu, penyidik terus mengumpulkan bukti agar proses hukum berjalan optimal.

Baca Juga :  Yaqut Bantah Terima USD 271.500: “Saya Tidak Pernah Menerima Satu Rupiah Pun”

Anang menegaskan persidangan akan menjadi ruang utama untuk menjelaskan asal-usul emas dan aset lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Brankas Rahasia Simpan Emas dan Valuta Asing

Kasus ini bermula ketika penyidik menggeledah sebuah rumah mewah di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Saat penggeledahan berlangsung, tim menemukan brankas tersembunyi di balik dinding rumah. Setelah membuka brankas itu, penyidik menemukan tujuh koper berisi emas batangan dan uang tunai dalam berbagai mata uang.

Penyidik kemudian menghitung seluruh barang bukti. Hasilnya, tim menemukan 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dolar Amerika Serikat, 14.083.800 dolar Singapura, serta uang tunai Rp100 juta.

Baca Juga :  Pengumuman SNBT 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Cek Hasilnya

Selanjutnya, penyidik memperkirakan nilai seluruh aset tersebut mencapai sekitar Rp476 miliar.

Penyidik Terus Telusuri Asal Aset

Selain menyita emas dan uang, penyidik juga mengamankan dokumen, telepon seluler, serta foto keluarga dari lokasi penggeledahan.

Berikutnya, tim penyidik menelusuri keterkaitan seluruh barang bukti dengan perkara dugaan TPPU yang melibatkan Febrie Adriansyah.

Sementara itu, Kejagung menegaskan proses hukum masih berjalan. Oleh sebab itu, penyidik terus melengkapi berkas perkara sebelum membawa seluruh fakta ke persidangan.

Melalui sidang tersebut, Kejagung berharap majelis hakim dapat menilai seluruh alat bukti sekaligus mengungkap pihak yang memiliki emas 74 kilogram dan aset lain dalam perkara itu. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
CPNS Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal, Formasi dan 9 Instansi
NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore
Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi
2.105 ASN dari 50 Kementerian Ikut Latsarmil Komcad, Dimulai 24 Agustus
Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia, Stok Aman hingga Mei 2027
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:09 WIB

NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB