Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi haji(Kompas.com/MOH.ANAS)

Ilustrasi haji(Kompas.com/MOH.ANAS)

Arab Saudi, APGtimes.com — Arab Saudi dan Indonesia sepakat memperkuat kerja sama di sektor pariwisata. Fokus kerja sama meliputi peningkatan kunjungan wisatawan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan promosi destinasi wisata baru bagi jamaah haji serta umrah Indonesia.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan Menteri Pariwisata Arab Saudi, Ahmed Al-Khateeb, dan Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana. Pertemuan berlangsung di sela Sidang ke-126 Dewan Eksekutif UN Tourism di Toledo, Spanyol.

Kedua menteri membahas berbagai peluang untuk memperkuat hubungan pariwisata kedua negara. Hubungan tersebut selama ini didukung oleh kedekatan budaya dan ikatan keagamaan yang kuat.

Ahmed Al-Khateeb mengatakan Arab Saudi dan Indonesia memiliki hubungan yang erat di bidang pariwisata. Menurutnya, kedua negara terus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

“Arab Saudi dan Indonesia memiliki hubungan pariwisata yang sangat kuat melalui ikatan keimanan dan budaya. Kami terus bekerja sama untuk memperluas pertukaran wisatawan dan meningkatkan pengalaman pengunjung,” ujar Ahmed Al-Khateeb.

Jamaah Umrah Akan Diperkenalkan ke Destinasi Wisata Baru

Arab Saudi ingin meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia. Tujuannya tidak hanya untuk ibadah haji dan umrah, tetapi juga untuk wisata rekreasi.

Baca Juga :  Prabowo Sentil TNI, Polri, dan Kejaksaan: Bintang hingga Sepatu Berasal dari Rakyat

Delegasi kedua negara meninjau pelaksanaan nota kesepahaman (MoU) yang telah berjalan. Mereka juga membahas cara memperkaya pengalaman perjalanan jamaah Indonesia.

Pemerintah Arab Saudi berencana memperkenalkan berbagai destinasi wisata di luar Makkah dan Madinah. Destinasi tersebut mencakup wisata sejarah, budaya, alam, dan hiburan.

Program ini sejalan dengan transformasi sektor pariwisata Arab Saudi. Pemerintah setempat terus mengembangkan sektor tersebut untuk mendukung diversifikasi ekonomi nasional.

Indonesia Usulkan Pusat Bahasa Arab di Lombok

Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk menerima lebih banyak wisatawan asal Arab Saudi. Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas layanan dan kompetensi tenaga kerja pariwisata.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah pembentukan Pusat Bahasa Arab dan Hospitality di Politeknik Pariwisata Lombok. Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga kerja dalam berbahasa Arab.

Selain itu, program ini juga membantu pekerja memahami budaya Timur Tengah. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan wisatawan Arab.

Baca Juga :  63 Ribu Jemaah Haji Sudah Pulang ke Indonesia, Kemenhaj Sampaikan Kabar Terbaru

Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa Arab Saudi merupakan mitra strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah.

“Arab Saudi adalah salah satu mitra utama Indonesia di Timur Tengah. Indonesia siap memperdalam kerja sama ini dengan prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan,” kata Widiyanti.

Arab Saudi dan Prancis Jalin Kerja Sama Pariwisata

Selain bertemu dengan Indonesia, Ahmed Al-Khateeb juga menggelar pertemuan dengan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Usaha Kecil Menengah Prancis, Serge Papin.

Kedua negara menandatangani program aksi bersama di bidang pariwisata. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan SDM, investasi, teknologi digital, dan kecerdasan buatan (AI).

Mereka juga akan bekerja sama dalam pengelolaan destinasi berkelanjutan serta pemasaran pariwisata internasional.

Prancis masih menjadi negara dengan kunjungan wisatawan internasional terbesar di dunia. Pada 2024, negara itu menerima lebih dari 100 juta wisatawan mancanegara.

Pertemuan bilateral tersebut menunjukkan komitmen Arab Saudi, Indonesia, dan Prancis. Ketiga negara ingin menjadikan pariwisata sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Mereka juga mendorong kolaborasi global yang berkelanjutan dan inklusif. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship
Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif
Kabar Baik dari Kerinci Seblat, Dua Anak Harimau Sumatera Tumbuh Sehat di Alam Liar
Prabowo Resmi Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN, Pesan Tegas untuk Aparatur Baru
Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:09 WIB

Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:09 WIB

Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:09 WIB

Kabar Baik dari Kerinci Seblat, Dua Anak Harimau Sumatera Tumbuh Sehat di Alam Liar

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Berita Terbaru

Presiden FIFA Gianni Infantino saat tiba untuk peluncuran kampanye Piala Dunia 2026 #WeAre26 di Los Angeles, Negara Bagian California, 17 Mei 2023.(AFP/FREDERIC J BROWN)

Internasional

FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia? UEFA Langsung Bereaksi Keras

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:09 WIB