Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli dalam diskusi Identifikasi Ketenagakerjaan dan Pelatihan di KEK Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (3/7/2026). (Dok. Biro Humas Kemnaker)

Menaker Yassierli dalam diskusi Identifikasi Ketenagakerjaan dan Pelatihan di KEK Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (3/7/2026). (Dok. Biro Humas Kemnaker)

Jakarta, APGtimes.com – Minat lulusan perguruan tinggi mengikuti Program Magang Nasional (MagangHub) 2026 melonjak tajam. Hingga penutupan pendaftaran pada Selasa (28/7/2026), jumlah pendaftar mencapai 300.000 orang. Sementara itu, pemerintah hanya menyediakan kuota 50.000 peserta pada tahap pertama.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya antusiasme lulusan baru terhadap program magang pemerintah. Program tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi sekaligus membuka akses lebih luas ke dunia kerja.

Menurut Yassierli, capaian tersebut menjadi sinyal positif karena tahap pertama saja sudah menarik ratusan ribu peminat.

Pemerintah Gelar Tiga Tahap Seleksi

Pemerintah menargetkan 150.000 peserta Program Magang Nasional sepanjang 2026. Selanjutnya, Kementerian Ketenagakerjaan membagi program itu ke dalam tiga gelombang. Setiap gelombang menyediakan kuota 50.000 peserta.

Baca Juga :  Urus Sertifikat Tanah Kini Bisa Antre dari HP, Tak Perlu Datang Pagi ke Kantor BPN

Karena itu, peserta yang belum lolos pada tahap pertama masih bisa mengikuti seleksi tahap kedua dan ketiga.

Selain itu, Yassierli meminta peserta mempertimbangkan tingkat persaingan di setiap perusahaan sebelum menentukan lokasi magang. Informasi jumlah pelamar dapat membantu peserta mengukur peluang untuk lolos.

Kemnaker Dorong Peserta Pilih Daerah Asal

Kementerian Ketenagakerjaan juga mendorong peserta memilih perusahaan di daerah asal. Langkah tersebut dapat mengurangi persaingan yang biasanya lebih tinggi di kota-kota besar.

Di sisi lain, strategi itu juga membantu pemerataan peserta magang sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai daerah.

Meski jumlah pendaftar terus meningkat, pemerintah tetap mempertahankan target 150.000 peserta sepanjang 2026. Hingga kini, pemerintah belum berencana menambah kuota.

Baca Juga :  Krisis BBM Meluas di Sumatera, BPH Migas Bongkar Dugaan Penyalahgunaan QR Code Subsidi di Jambi

Simak Jadwal Magang Nasional 2026 Tahap I

Panitia menutup pendaftaran Magang Nasional 2026 Tahap I pada 28 Juli 2026. Setelah itu, panitia melaksanakan proses seleksi hingga 5 Agustus 2026.

Kemudian, panitia menggelar pleno dan menetapkan peserta pada 6 Agustus 2026. Selanjutnya, panitia mengumumkan hasil seleksi pada 7 Agustus 2026.

Peserta yang lolos mulai menjalani magang pada 10 Agustus 2026. Setelah itu, pemerintah menggelar kick off Program Magang Nasional 2026 Tahap I pada 11 Agustus 2026.

Selama enam bulan mengikuti program, peserta menerima uang saku sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi mitra. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Sudaryono Tegas! Dapur MBG Ketahuan Pakai Barang Subsidi Terancam Ditutup
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:09 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB