Pendaftaran Asta Mandala SMK Go Global Dibuka 12 Agustus, Targetkan 500.000 Pekerja Migran

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers Program Asta Mandala SMK Go Global di Aula KH Abdurrahman Wahid KP2MI, Rabu (5/8/2026). (Thalita Dewanty/KOMPAS.com)

Konferensi Pers Program Asta Mandala SMK Go Global di Aula KH Abdurrahman Wahid KP2MI, Rabu (5/8/2026). (Thalita Dewanty/KOMPAS.com)

Jakarta, APGtimes.com – Pemerintah mempercepat peluncuran program Asta Mandala SMK Go Global dengan target mencetak 500.000 pekerja migran terampil hingga 2029. Program ini membuka peluang bagi lulusan SMK dan masyarakat umum untuk bekerja secara legal di berbagai negara melalui pelatihan yang sesuai kebutuhan industri internasional.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, memastikan pendaftaran program mulai berlangsung serentak pada 12 Agustus 2026 melalui kantor pelayanan Kementerian P2MI di berbagai daerah.

Pendaftaran Dibuka 12 Agustus

Mukhtarudin menjelaskan pemerintah menjalankan program tersebut untuk memperluas kesempatan kerja bagi lulusan SMK yang belum memperoleh pekerjaan di dalam negeri.

Kementerian P2MI membuka pendaftaran melalui 23 satuan kerja (satker) dan balai pelayanan penempatan yang tersebar di berbagai provinsi. Selain lulusan SMK, masyarakat umum yang memenuhi persyaratan juga dapat mengikuti program tersebut.

Baca Juga :  Prasetyo Hadi Tegaskan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Berkaitan dengan Presiden Prabowo

Pemerintah Kejar Target 500.000 Pekerja Migran

Pemerintah membagi target penempatan pekerja migran ke dalam empat tahap. Pada 2026, pemerintah menargetkan 40.000 calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Selanjutnya, pemerintah menargetkan 140.000 CPMI pada 2027. Setelah itu, pemerintah menambah target menjadi 180.000 CPMI pada 2028. Kemudian, pemerintah menempatkan 140.000 CPMI pada 2029 sehingga total mencapai 500.000 pekerja migran.

Target tersebut sekaligus mendukung langkah pemerintah memperluas akses kerja di luar negeri dan meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia.

Peserta Ikuti Pelatihan Berstandar Internasional

Program Asta Mandala SMK Go Global memberikan pelatihan yang menyesuaikan kebutuhan pasar kerja internasional.

Baca Juga :  Flyover Sitinjau Lauik Ditargetkan Rampung 2027, Progres Lahan Hampir 100 Persen

Instruktur akan melatih peserta untuk sektor kesehatan, manufaktur, konstruksi, transportasi, agrikultur, hingga berbagai bidang jasa lainnya. Dengan kemampuan tersebut, peserta memiliki peluang lebih besar untuk memenuhi standar perusahaan luar negeri.

Jepang hingga Jerman Siap Menyerap Tenaga Kerja

Pemerintah mengarahkan penempatan peserta ke sejumlah negara yang membutuhkan tenaga kerja terampil, seperti Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Turki, dan beberapa negara lainnya.

Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak lulusan SMK dan masyarakat umum memperoleh pekerjaan legal di luar negeri. Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
CPNS Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal, Formasi dan 9 Instansi
NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore
Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi
2.105 ASN dari 50 Kementerian Ikut Latsarmil Komcad, Dimulai 24 Agustus
Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia, Stok Aman hingga Mei 2027
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:09 WIB

NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB