Anak Orang Kaya Berpotensi Tak Lagi Terima MBG, BGN Targetkan Kajian Rampung Sebulan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)

Ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)

Jakarta, APGtimes.com – Badan Gizi Nasional (BGN) masih mengkaji usulan agar anak dari keluarga mampu tidak lagi menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lembaga tersebut menargetkan kajian selesai dalam waktu maksimal satu bulan.

Wakil Kepala BGN Trenggono mengatakan pemerintah belum mengambil keputusan karena tim masih membahas berbagai aspek program.

Ia menegaskan BGN akan mengumumkan hasil kajian setelah seluruh proses selesai.

BGN Bahas Penyesuaian Penerima MBG

Trenggono mengatakan pembahasan mengenai penerima MBG masih berlangsung.

Tim BGN kini mengumpulkan berbagai masukan untuk menyempurnakan kebijakan tersebut.

Menurutnya, proses kajian membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

Setelah menyelesaikan pembahasan, BGN akan mengumumkan hasil kajian kepada masyarakat.

Baca Juga :  RSUD Raden Mattaher Pulangkan 8 Siswi SMKN 1 Jambi yang Diduga Keracunan

Pemerintah Prioritaskan Kelompok Ekonomi Bawah

Rapat terbatas Kabinet Merah Putih pada 15 Juli 2026 membahas penyesuaian sasaran penerima MBG.

Dalam rapat itu, pemerintah mempertimbangkan penghentian pemberian MBG kepada kelompok masyarakat pada desil 8, 9, dan 10.

Sebaliknya, pemerintah ingin memperluas manfaat program bagi kelompok ekonomi bawah.

Pemerintah juga memprioritaskan daerah tertinggal dan wilayah dengan angka stunting yang masih tinggi.

Prabowo Dorong Program Lebih Tepat Sasaran

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah meningkatkan efisiensi pelaksanaan MBG.

Presiden juga mendorong pemerintah mengarahkan anggaran kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Baca Juga :  Kemenkes Perketat Pemeriksaan Kesehatan Dokter Magang Usai Enam Kasus Kematian

Karena itu, pemerintah membuka peluang menghentikan pemberian MBG kepada keluarga yang tergolong mampu.

Langkah tersebut bertujuan memperluas manfaat program bagi masyarakat yang lebih membutuhkan.

Anak Keluarga Mampu Tidak Wajib Menerima MBG

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan pandangannya mengenai sasaran Program Makan Bergizi Gratis.

Menurutnya, anak dari keluarga mampu tidak harus menerima MBG apabila mereka memang tidak memerlukan bantuan tersebut.

Sebaliknya, pemerintah ingin memperluas akses program bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Melalui langkah itu, pemerintah berharap Program Makan Bergizi Gratis mampu menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi, dan memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat
Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo
Lion Air Group Ungkap Kondisi Terbaru Delay Penerbangan, Ketepatan Waktu Naik
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah
18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat
SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah
Setahun Jadi Tersangka, KPK Ungkap Nasib Heri Gunawan dan Satori di Kasus CSR BI-OJK
Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:09 WIB

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB