Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026) pagi.(KOMPAS.com/Markus Makur)

Upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026) pagi.(KOMPAS.com/Markus Makur)

Manggarai Timur, APGtimes.com – Gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026) pagi.

Getaran muncul ketika peserta mengikuti upacara pengibaran bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejumlah peserta sempat panik saat merasakan guncangan. Meski demikian, petugas dan peserta tetap melanjutkan prosesi upacara.

Camat Kota Komba Emanuel Lodhu memimpin upacara tersebut. Di tengah pelaksanaan upacara, aliran listrik juga sempat padam.

Peserta Tetap Ikuti Upacara

Guru SMPN Satu Atap Munde, Desa Komba, Hendrikus Gabu, mengatakan peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini terasa berbeda. Kondisi itu terjadi karena masyarakat Manggarai Timur masih menghadapi dampak gempa yang mengguncang Flores.

Hendrikus mengapresiasi pemerintah daerah yang tetap menggelar upacara meski wilayah tersebut masih menghadapi situasi pascagempa.

Baca Juga :  Driver Ojol Jadi UMKM, Bisa Akses KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan

“Walaupun suasana gempa, kami tetap menggunakan pakaian adat Manggarai Timur dengan khas Rongga. Saya juga sangat panik saat upacara berlangsung karena gempa susulan masih terjadi,” kata Hendrikus kepada Kompas.com, Senin (17/8/2026).

Peserta upacara tetap berada di lokasi dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka juga mengenakan pakaian adat khas Manggarai Timur, seperti topi rongga dan kain songke.

Gempa Susulan Masih Terasa

Gempa M 5,0 terjadi dalam rangkaian gempa susulan setelah gempa utama M 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026).

Guncangan utama tersebut berdampak pada sejumlah wilayah NTT, termasuk Manggarai Timur. Hingga Senin, warga di beberapa wilayah Flores masih merasakan gempa susulan.

Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat tetap waspada. Pemerintah bersama petugas juga terus memantau situasi dan memberikan penanganan kepada warga di wilayah terdampak.

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat

Pemerintah Provinsi NTT menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi selama 14 hari. Status tersebut berlaku mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.

Baca Juga :  Jangan Salah! Ini Perbedaan Sanksi Tidak Punya SIM dan Lupa Membawa SIM

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menetapkan keputusan tersebut melalui Keputusan Gubernur NTT Nomor 305/KEP/HK/2026 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Provinsi NTT.

Pemerintah menetapkan keputusan itu di Kupang pada 15 Agustus 2026 setelah gempa M 7,7 mengguncang wilayah Pulau Flores.

Gempa utama berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Guncangan tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka-luka serta merusak rumah warga, infrastruktur, sarana, dan prasarana.

Sementara itu, aktivitas gempa susulan masih berlangsung di sejumlah wilayah Flores. Masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas selama masa tanggap darurat. (yp*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar
1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi
ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun
DPR Minta Pemerintah Verifikasi 8 WNI yang Disebut Jadi Tentara Rusia
211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga Setempat
Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia
DPR Desak Pemerintah Lindungi Kelompok Rentan dari Dampak Asap Karhutla
IM57+ Soroti DPR Tak Buka Draf RUU Perampasan Aset ke Publik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:09 WIB

Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar

Jumat, 4 September 2026 - 20:09 WIB

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi

Jumat, 4 September 2026 - 19:09 WIB

ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun

Jumat, 4 September 2026 - 15:09 WIB

211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga Setempat

Kamis, 3 September 2026 - 17:09 WIB

Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia

Berita Terbaru

Ilustrasi beli BBM bersubsidi pakai MyPertamina(Dok. Pertamina)

Otomotif

Pertamina Batalkan Rencana Wajib STNK Saat Beli BBM di SPBU

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:09 WIB