Gempa M 4 Guncang Nagekeo NTT, Kedalamannya Hanya 1 Kilometer

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi gempa

ilustrasi gempa

Kupang, APGtimes.com – Gempa bumi kembali mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/8/2026) sore. Gempa berkekuatan magnitudo 4,0 itu terjadi pada pukul 15.34 Wita.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama mengatakan pusat gempa berada 48 kilometer di utara Mbay, Nagekeo.

“Lokasi gempa berada 48 kilometer utara Mbay, Nagekeo, NTT,” kata Arief dalam keterangannya, Jumat sore.

BMKG mencatat gempa tersebut berada pada koordinat 8,25 derajat Lintang Selatan dan 121,32 derajat Bujur Timur.

Gempa Sangat Dangkal

Gempa Nagekeo kali ini memiliki kedalaman hanya 1 kilometer. Kondisi tersebut membuat BMKG meminta masyarakat tetap memperhatikan perkembangan informasi terkait gempa.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Percepat Realisasi Kodam Baru, Hibahkan Lahan Strategis

BMKG juga mengingatkan bahwa data awal gempa dapat mengalami perubahan. Petugas masih memproses data untuk mendapatkan parameter yang lebih akurat.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” ujar Arief.

Belum Ada Laporan Kerusakan

Hingga informasi awal tersebut disampaikan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa.

Gempa M 4 di Nagekeo terjadi ketika aktivitas gempa susulan masih berlangsung di wilayah Flores. Sebelumnya, gempa besar mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026 dan memicu ribuan gempa susulan.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, 2 Pesawat Gagal Mendarat

BMKG meminta masyarakat tetap tenang. Warga juga diminta mengikuti informasi dari kanal resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.

Aktivitas Gempa Flores Masih Berlangsung

Rangkaian gempa susulan masih menjadi perhatian setelah gempa besar yang mengguncang wilayah NTT. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan tanpa panik.

Informasi mengenai kekuatan dan lokasi gempa dapat berubah setelah BMKG menyelesaikan pengolahan data. Pemerintah juga terus memantau kondisi wilayah terdampak untuk memastikan keselamatan masyarakat. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan
Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat
Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh
Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober
Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Krisno H Siregar
Gedung PUPR Solok yang Diterjang Banjir Bandang Akan Jadi Monumen Bencana
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah

Berita Terbaru