Jemaah Haji Kloter KJT-04 Akhirnya Pulang Setelah Penerbangan Tertunda

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah haji Indonesia menunggu keberangkatan di bandara.(KOMPAS.com/Pythag Kurniati)

Jemaah haji Indonesia menunggu keberangkatan di bandara.(KOMPAS.com/Pythag Kurniati)

Jeddah, APGtimes.com — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam Kloter KJT-04 Debarkasi Kertajati berhasil pulang ke Tanah Air setelah sempat mengalami penundaan penerbangan akibat kendala teknis pesawat.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan seluruh jemaah telah berangkat dengan aman setelah maskapai menyelesaikan proses pemeriksaan dan perbaikan pesawat.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah dapat diberangkatkan dengan aman dan penerbangan berlangsung lancar,” kata Ichsan, Sabtu (6/6/2026).

Sebelumnya, pesawat Saudia Airlines nomor penerbangan SV-5288 yang mengangkut jemaah Kloter KJT-04 dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Kamis (4/6/2026) pukul 18.50 waktu setempat.

Namun, tim teknis maskapai menemukan kendala pada pesawat sebelum proses lepas landas berlangsung.

Baca Juga :  DPR Usul MBG Cukup 3 Kali Seminggu, Porsi Makanan Bisa Naik Jadi Rp20.000

Temuan tersebut membuat maskapai menunda keberangkatan untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut.

Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas

Ichsan menegaskan keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses penerbangan.

Karena itu, maskapai harus memastikan seluruh prosedur pemeriksaan teknis berjalan sesuai standar sebelum pesawat mengudara.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah selama perjalanan menuju Indonesia.

Setelah tim teknis menyelesaikan proses perbaikan dan pemeriksaan, pesawat akhirnya lepas landas pada pukul 02.19 waktu Arab Saudi.

Selama masa penundaan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus berkoordinasi dengan pihak maskapai dan otoritas bandara.

Petugas juga memastikan seluruh kebutuhan jemaah tetap terpenuhi hingga keberangkatan berlangsung.

Kemenhaj Minta Maskapai Lebih Disiplin

Kemenhaj meminta maskapai penerbangan meningkatkan kesiapan armada sebelum jadwal keberangkatan jemaah haji.

Baca Juga :  Kemenbud dan Kementerian PKP Siapkan Revitalisasi 3.500 Rumah Adat di Indonesia

Ichsan menilai pemeriksaan teknis yang lebih awal dapat mengurangi risiko gangguan operasional yang berpotensi menyebabkan keterlambatan penerbangan.

Menurutnya, maskapai perlu memastikan kondisi pesawat dalam keadaan optimal jauh sebelum proses boarding berlangsung.

“Kami mendorong maskapai memastikan kesiapan teknis pesawat sejak awal sehingga potensi kendala dapat diminimalkan,” ujarnya.

Selain itu, Kemenhaj akan terus memantau proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi.

Pemerintah juga memperkuat koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait agar seluruh proses kepulangan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.

Dengan langkah tersebut, Kemenhaj berharap seluruh jemaah dapat kembali ke Indonesia tanpa mengalami kendala berarti selama masa pemulangan haji 2026. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Eks Pejabat Bea Cukai Akui 5 Kali Terima Amplop Uang dari John Field, Total Rp1 Miliar
Bahlil Minta Pemilik Mobil Mewah Tak Lagi Pakai BBM Subsidi, Aturan Pembatasan Disiapkan
95 Paket Pemulihan Pascabencana Agam Senilai Rp125 Miliar Sudah Kontrak, Realisasi Baru 12,3 Persen
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 23:59 WIB

TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria

Berita Terbaru